• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Senin, 9 Februari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Menkomdigi soroti peran pers di tengah hadapi AI dan disinformasi

      Menkomdigi soroti peran pers di tengah hadapi AI dan disinformasi

      Minggu, 8 Februari 2026 19:40

      Desa Tanjung Isuy Kutai Barat, satu dari lima desa peraih "Apresiasi Desa Budaya"

      Desa Tanjung Isuy Kutai Barat, satu dari lima desa peraih "Apresiasi Desa Budaya"

      Minggu, 8 Februari 2026 17:33

      Dewan Pers: AI wajib bayar royalti kutip karya jurnalistik

      Dewan Pers: AI wajib bayar royalti kutip karya jurnalistik

      Minggu, 8 Februari 2026 16:22

      Kaltim punya dua Desa Konservasi Pesut Mahakam

      Kaltim punya dua Desa Konservasi Pesut Mahakam

      Minggu, 8 Februari 2026 10:00

      Jumlah SPPG di Kaltim bertambah menjadi 173

      Jumlah SPPG di Kaltim bertambah menjadi 173

      Minggu, 8 Februari 2026 9:45

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Kabupaten Penajam upaya lakukan pengendalian PMK hewan ternak

      Kabupaten Penajam upaya lakukan pengendalian PMK hewan ternak

      Minggu, 8 Februari 2026 16:18

      Penajam tajamkan pelajaran bahasa Paser di sekolah demi budaya

      Penajam tajamkan pelajaran bahasa Paser di sekolah demi budaya

      Minggu, 8 Februari 2026 14:04

      Bahan pangan di Penajam masih cukup sampai Ramadhan

      Bahan pangan di Penajam masih cukup sampai Ramadhan

      Sabtu, 7 Februari 2026 13:38

      Polres Penajam periksa angkutan umum dalam Operasi Keselamatan Mahakam 2026

      Polres Penajam periksa angkutan umum dalam Operasi Keselamatan Mahakam 2026

      Sabtu, 7 Februari 2026 12:10

      Dinkes Paser dan Tanoto kolaborasi stimulasi otak sejak usia dini

      Dinkes Paser dan Tanoto kolaborasi stimulasi otak sejak usia dini

      Senin, 26 Januari 2026 13:50

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Pemprov Kaltim salurkan bantuan Rp1,2 miliar untuk Sumatera Utara

      Pemprov Kaltim salurkan bantuan Rp1,2 miliar untuk Sumatera Utara

      Sabtu, 7 Februari 2026 7:33

      Gubernur Kaltim ancam perusahaan tambang pelanggar jalan umum

      Gubernur Kaltim ancam perusahaan tambang pelanggar jalan umum

      Jumat, 6 Februari 2026 13:34

      Kaltim perkuat 98 bank sampah di Samarinda

      Kaltim perkuat 98 bank sampah di Samarinda

      Kamis, 5 Februari 2026 19:52

      Kaltim beri layanan pemulihan trauma gratis untuk korban kekerasan

      Kaltim beri layanan pemulihan trauma gratis untuk korban kekerasan

      Selasa, 3 Februari 2026 9:12

      Kelompok rentan Kaltim tawarkan solusi nyata kuatkan regulasi iklim

      Kelompok rentan Kaltim tawarkan solusi nyata kuatkan regulasi iklim

      Minggu, 8 Februari 2026 15:10

      32 motor balap liar disita Polres Samarinda

      32 motor balap liar disita Polres Samarinda

      Minggu, 8 Februari 2026 14:35

      Kaltim catat tren penurunan pernikahan dini tapi perceraian naik

      Kaltim catat tren penurunan pernikahan dini tapi perceraian naik

      Minggu, 8 Februari 2026 11:53

      BPBD Samarinda mitigasi-identifikasi dua rumah terdampak longsor

      BPBD Samarinda mitigasi-identifikasi dua rumah terdampak longsor

      Sabtu, 7 Februari 2026 14:19

      Menteri Lingkungan Hidup tinjau pengelolaan sampah Balikpapan

      Menteri Lingkungan Hidup tinjau pengelolaan sampah Balikpapan

      Sabtu, 7 Februari 2026 8:01

      Bappeda terima masukan Koalisi PRIMA hal perbaikan layanan sanitasi dasar

      Bappeda terima masukan Koalisi PRIMA hal perbaikan layanan sanitasi dasar

      Jumat, 6 Februari 2026 9:23

      Pengembangan PLTN langkah strategis untuk ketahanan energi

      Pengembangan PLTN langkah strategis untuk ketahanan energi

      Kamis, 5 Februari 2026 4:36

      Akademisi Unmul: Akar masalah ada di partai politik

      Akademisi Unmul: Akar masalah ada di partai politik

      Rabu, 4 Februari 2026 22:15

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • Pemprov Kaltim urai hambatan logistik ke perbatasan

      Pemprov Kaltim urai hambatan logistik ke perbatasan

      Minggu, 8 Februari 2026 9:44

      "Gentengisasi" makin serius, Menteri Koperasi minta pemanfaatan teknologi baru

      "Gentengisasi" makin serius, Menteri Koperasi minta pemanfaatan teknologi baru

      Sabtu, 7 Februari 2026 18:28

      Data RKAB batu bara di medsos adalah hoaks, menurut kementerian

      Data RKAB batu bara di medsos adalah hoaks, menurut kementerian

      Jumat, 6 Februari 2026 20:27

      Harga Minyakita belum ada kenaikan

      Harga Minyakita belum ada kenaikan

      Jumat, 6 Februari 2026 17:01

      "Gentengisasi" naikkan biaya bangun rumah hingga 350 persen

      "Gentengisasi" naikkan biaya bangun rumah hingga 350 persen

      Jumat, 6 Februari 2026 13:36

  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026 bisa jadi Piala Dunia paling heboh

      Piala Dunia 2026 bisa jadi Piala Dunia paling heboh

      Senin, 9 Februari 2026 7:09

      Indonesia target jadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028

      Indonesia target jadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028

      Minggu, 8 Februari 2026 18:53

      Borneo FC tumbangkan Bhayangkara 2-1 di Lampung

      Borneo FC tumbangkan Bhayangkara 2-1 di Lampung

      Sabtu, 7 Februari 2026 18:30

      Hadapi Borneo FC, Bhayangkara fokus konsistensi permainan

      Hadapi Borneo FC, Bhayangkara fokus konsistensi permainan

      Sabtu, 7 Februari 2026 12:11

      Borneo FC waspadai kekuatan baru Bhayangkara Presisi Lampung FC

      Borneo FC waspadai kekuatan baru Bhayangkara Presisi Lampung FC

      Sabtu, 7 Februari 2026 7:17

  • Umum
    • Saat peringatan satu abad NU, Prabowo sebut lebih berani mengabdi bela rakyat

      Saat peringatan satu abad NU, Prabowo sebut lebih berani mengabdi bela rakyat

      Minggu, 8 Februari 2026 10:40

      ANTARA nilai arti penting "big data" dalam diseminasi informasi

      ANTARA nilai arti penting "big data" dalam diseminasi informasi

      Sabtu, 7 Februari 2026 18:47

      Board of Peace Gaza kembali gelar pertemuan, 19 Februari

      Board of Peace Gaza kembali gelar pertemuan, 19 Februari

      Sabtu, 7 Februari 2026 14:48

      Kebijakan WFA negeri dan swasta disiapkan untuk libur Lebaran 2026

      Kebijakan WFA negeri dan swasta disiapkan untuk libur Lebaran 2026

      Jumat, 6 Februari 2026 9:20

      Kemenimipas dukung ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

      Kemenimipas dukung ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

      Kamis, 5 Februari 2026 18:55

  • IKN
    • Otorita IKN target hapuskan kemiskinan dengan digital UMKM

      Otorita IKN target hapuskan kemiskinan dengan digital UMKM

      Minggu, 8 Februari 2026 15:25

      OIKN bersama konsorsium LDE Belanda kembangkan riset berkelanjutan

      OIKN bersama konsorsium LDE Belanda kembangkan riset berkelanjutan

      Sabtu, 7 Februari 2026 16:41

      Otorita IKN bangun kebiasaan masyarakat memilah sampah

      Otorita IKN bangun kebiasaan masyarakat memilah sampah

      Sabtu, 7 Februari 2026 15:07

      Pemulihan ekosistem hutan di IKN dilakukan secara ekologis

      Pemulihan ekosistem hutan di IKN dilakukan secara ekologis

      Sabtu, 7 Februari 2026 13:39

      IKN buat sistem olah sampah jadi tabungan emas

      IKN buat sistem olah sampah jadi tabungan emas

      Jumat, 6 Februari 2026 16:38

  • Foto
  • Video
    • Menyusuri Sungai Hitam Samboja habitat alami Bekantan Kalimantan

      Menyusuri Sungai Hitam Samboja habitat alami Bekantan Kalimantan

      Minggu, 8 Februari 2026 15:36

      Menteri LH pantau pengelolaan sampah dan kebersihan Kota Balikpapan

      Menteri LH pantau pengelolaan sampah dan kebersihan Kota Balikpapan

      Jumat, 6 Februari 2026 23:25

      KSOP Balikpapan tetapkan insiden kapal miring sebagai kecelakaan kerja

      KSOP Balikpapan tetapkan insiden kapal miring sebagai kecelakaan kerja

      Selasa, 3 Februari 2026 18:05

      TNI kawal pembangunan 1.500 gerai Kopdes Merah Putih di Kaltim-Kaltara

      TNI kawal pembangunan 1.500 gerai Kopdes Merah Putih di Kaltim-Kaltara

      Senin, 2 Februari 2026 18:04

      Pembangunan jalan Trans Kalimantan buka akses ke pedalaman

      Pembangunan jalan Trans Kalimantan buka akses ke pedalaman

      Jumat, 30 Januari 2026 16:36

Dari kopi turun ke hati, di Wamena cinta Pace - Teteh bersemi

Senin, 7 Oktober 2019 11:05 WIB

Dari kopi turun ke hati, di Wamena cinta Pace - Teteh bersemi

Kantius Wenda dan istrinya Yuliani Rahmawati serta kedua anak mereka (ANTARA/Desi Purnamawati)

Perbedaan yang ada di Indonesia, khusus untuk Papua perbedaan itu bisa kita ambil hal yang baik, bukan batasan buat kita,

Wamena (ANTARA) - Di antara wajah-wajah berkulit putih, berambut lurus warga Paguyuban Sunda di Wamena, Kantius Wenda (28) tampak mencolok dengan kulit gelap dan rambut keritingnya.


Di sampingnya duduk Yuliani Rahmawati (38) yang menggendong bayi usia 1,2 tahun berambut keriting yang tertidur nyenyak di pangkuannya.

Di depan mereka duduk seorang anak perempuan berusia hampir empat tahun dengan rambut keriting yang terlihat menggemaskan sedang asyik bermain sendiri tanpa menghiraukan suasana di sekitarnya yang sedang berlangsung silaturahmi Paguyuban Sunda.

Sesekali, Katnis Aurora Wenda bermain dengan orang-orang dewasa di sekitarnya, ia menunjuk-nunjuk kacamata yang penulis pakai kemudian memperlihatkan jam yang melingkar di pergelangan tangan kanan kecilnya kepada orang yang bar dikenalnya.

Katnis yang biasa disapa Kasih, dengan suara kecil dan logat Papua mengatakan ia juga memiliki kacamata seperti yang penulis kenakan, tapi sayangnya kacanya sudah rusak.

"Dia punya kacamata juga di rumah tapi kacanya sudah lepas," kata sang ibu, Yuliani yang mencoba menerjemahkan maksud Kasih.

Kasih dan Kayla Obelom Wenda, si bayi yang digendong Yuliani, adalah buah cintanya dengan Kantius Wenda.

Pasangan yang menikah beberapa tahun lalu itu tampak kontras, yang satu berambut keriting berkulit gelap, sang istri berambut lurus sebahu dengan warna kulit lebih cerah.

Kantius merupakan warga Papua yang berasal dari Kabupaten Lanny Jaya, sedangkan Yuliani adalah warga Sunda yang berasal dari Bogor Jawa Barat, keduanya dipertemukan di Wamena.

Benih-benih cinta bersemi ketika Kantius, yang bekerja sebagai staf konsultan sipil bertemu dengan Yuliani di kediaman bupati.

Saat itu Yuliani bekerja membantu keperluan sehari-hari ibu bupati, sedangkan Kantius, hampir setiap hari ke kediaman untuk mengerjakan proyek perbaikan bangunan.

Setiap Kantius datang, mewakili nyonya rumah yang baik, Yuliani selalu menyuguhkan secangkir kopi.

Kopi hitam yang pahit tak lagi dirasakan, karena bunga cinta yang telah berkembang, semuanya terasa manis bagi Kantius.

Bagai gayung bersambut, perasaan keduanya saling bertaut hingga akhirnya mereka memutuskan menikah meski berbagai perbedaan terbentang lebar.

Meski keputusan Yuliani untuk menikahi Kantius pada awalnya mendapat pertentangan kedua belah pihak keluarga, tapi akhirnya mereka mampu meyakinkan dan menunjukkan kehamornisan di tengah perbedaan.

Bukan hanya perbedaan warna kulit, rambut, agama, hingga budaya, tapi semuanya tidak menjadi penghalang bahkan menyatukan mereka. "Dia baik, makanya saya mau dengan pace," kata Yuliani, menepis stigma orang-orang tentang Papua.

Pace merupakan panggilan bagi laki-laki dewasa di Papua, sementara Yuliani disapa teteh yang merupakan panggilan akrab untuk perempuan dewasa di Sunda.

Perbedaan Tak Jadi Batasan

Sebagai sosok yang berbeda di tengah warga Sunda di Wamena yang berkumpul saat itu sempat membuat Kantius sedikit gugup. "Bisa diterima sudah bersyukur, mereka sangat bersahabat, saya senang. Mereka baik dan bersahabat," tambah Kantius.

Namun karena ia mengenal beberapa dari mereka, Kantius merasa cukup nyaman berkumpul, terlebih lagi sejak kecil ia sudah bergaul dengan masyarakat pendatang di Papua dan juga mengenyam pendidikan tinggi di Pulau Jawa.

"Perbedaan yang ada di Indonesia, khusus untuk Papua perbedaan itu bisa kita ambil hal yang baik, bukan batasan buat kita," kata Kantius.

Ambar, salah seorang warga Sunda yang menetap di Wamena menampilkan kebolehannya menari jaipong saat silaturahmi Paguyuban Sunda di Wamena (ANTARA/Desi Purnamawati)

Baik Papua, Sunda, Jawa, Sulawesi dan lainnya menurut Kantius sama saja, tetap satu Indonesia.

Kerusuhan yang terjadi di Wamena pada 23 September lalu, hingga berimbas pada eksodusnya warga pendatang ke kampung halamannya masing-masing turut disesalkan Kantius.

Kantius yang beristrikan orang Sunda merasa peristiwa yang menimbulkan 33 korban jiwa itu dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Yuliani juga sempat berpikir untuk kembali ke Bogor karena rasa khawatir dan cemas atas situasi yang terjadi, namun akhirnya ia tetap bertahan bersama keluarga.

"Dia mau mengungsi tapi saya bilang ada saya, kamu orang Wamena juga," ujar Kantius.

Keluarga Baru
Meski baru pertama kali berkumpul di tengah-tengah warga etnis Sunda yang tergabung dalam Paguyuban Sunda, Kantius terkesan dengan penerimaan mereka.

Ia merasa memiliki keluarga baru dan teman pun bertambah dengan harapan ikatan keakraban mereka semakin erat.

Ketua Paguyuban Sunda di Wamena Entis Sutisna mengatakan sebanyak 154 orang Sunda yang berada di Wamena dengan berbagai profesi seperti pedagang, pegawai negeri sipil dan lainnya.

Di tengah situasi yang belum stabil pascakerusuhan, Paguyuban Sunda menunjukkan kekompakan dan ikatan yang kuat di perantauan.

Warga Sunda yang juga terdampak kerusuhan, yaitu sekitar tiga keluarga yang rumah dan tempat usahanya terbakar ditampung di rumah-rumah warga Sunda lainnya lebih aman.

"Alhamdulillah kondisi kami sehat-sehat semua, tidak kekurangan makan, sandang. Kita saling membantu satu sama lain, tidak meminta bantuan dari Pemda tapi dari warga sedikit demi sedikit dikumpulkan," ujar Entis.

Warga Sunda di Wamena selama ini sudah berbaur dengan baik bersama masyarakat, bahkan mereka juga turut memeriahkan berbagai hari besar seperti Hari Kemerdekaan RI dengan menampilkan kesenian Sunda seperti jaipong, calung, sisingaan, angklung dan pencak silat.

Mereka sudah menganggap Wamena sebagai kampung halaman kedua, sehingga lebih banyak yang memilih menetap dari pada eksodus pascakerusuhan.

Menurut Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat, ikatan yang kuat dan kerukunan yang ditunjukkan Paguyuban Sunda menjadi contoh dan pembelajaran baik untuk keberagaman.

Peran paguyuban juga memberikan penguatan kepada warganya dalam menghadapi situasi sulit pascakerusuhan dan juga bisa memberikan motivasi bahkan mempertahankan keberadaan masyarakat Sunda yang sudah belasan tahun di Wamena.

"Hal positif ini harus kita jaga bukan malah menjadi terpecah belah tapi tetap satu sebagai masyarakat Indonesia," kata Harry Hikmat.

Kantius dan Yuliani menjadi contoh kecil keberagaman dan kerukunan di Indonesia, meski berbeda tapi mereka tetap bersatu dan rukun berkeluarga. Segelas kopi menjadi penyatu perbedaan Kantius dan Yuliani.

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Yongki Masih Tahap Pemulihan Kondisi Fisik

Yongki Masih Tahap Pemulihan Kondisi Fisik

15 Desember 2011 20:01

Mantan Danki Brimob Wamena di-PTDH

Mantan Danki Brimob Wamena di-PTDH

3 Agustus 2022 06:35

Proses persidangan tujuh anggota KNPB pindah ke Kaltim

Proses persidangan tujuh anggota KNPB pindah ke Kaltim

5 Oktober 2019 15:08

ACT Fasilitasi Kepulangan Pengungsi Wamena ke Sumatera Barat

ACT Fasilitasi Kepulangan Pengungsi Wamena ke Sumatera Barat

4 Oktober 2019 16:44

Pernyataan Sikap ACT atas Peristiwa Kemanusiaan di Wamena

Pernyataan Sikap ACT atas Peristiwa Kemanusiaan di Wamena

28 September 2019 15:19

Berdoa Untuk Camara Awali Laga Persisam-Persegres

Berdoa Untuk Camara Awali Laga Persisam-Persegres

29 Juli 2013 19:18

Osas Saha Cetak Hattrick Kedua di Wamena

Osas Saha Cetak Hattrick Kedua di Wamena

16 Juni 2013 20:37

 Persisam Bawa 18 Pemain Ke Papua

Persisam Bawa 18 Pemain Ke Papua

10 Juni 2013 13:14

Terpopuler

32 motor balap liar disita Polres Samarinda

32 motor balap liar disita Polres Samarinda

Hadapi Borneo FC, Bhayangkara fokus konsistensi permainan

Hadapi Borneo FC, Bhayangkara fokus konsistensi permainan

Kebijakan WFA negeri dan swasta disiapkan untuk libur Lebaran 2026

Kebijakan WFA negeri dan swasta disiapkan untuk libur Lebaran 2026

Pembangunan fisik Istana Wapres di IKN selesai

Pembangunan fisik Istana Wapres di IKN selesai

Hak hidup pasien gagal ginjal PBI terancam saat BPJS dinonaktifkan

Hak hidup pasien gagal ginjal PBI terancam saat BPJS dinonaktifkan

Top News

  • Menkomdigi soroti peran pers di tengah hadapi AI dan disinformasi

    Menkomdigi soroti peran pers di tengah hadapi AI dan disinformasi

    11 jam lalu

  • Indonesia target jadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028

    Indonesia target jadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028

    12 jam lalu

  • Desa Tanjung Isuy Kutai Barat, satu dari lima desa peraih "Apresiasi Desa Budaya"

    Desa Tanjung Isuy Kutai Barat, satu dari lima desa peraih "Apresiasi Desa Budaya"

    13 jam lalu

  • Otorita IKN target hapuskan kemiskinan dengan digital UMKM

    Otorita IKN target hapuskan kemiskinan dengan digital UMKM

    15 jam lalu

  • Kelompok rentan Kaltim tawarkan solusi nyata kuatkan regulasi iklim

    Kelompok rentan Kaltim tawarkan solusi nyata kuatkan regulasi iklim

    16 jam lalu

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA