Sangatta, Kaltim (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur menetapkan 20 lokasi penjemputan dan penurunan penumpang bus karyawan perusahaan di sepanjang Jalan Yos Sudarso Sangatta untuk mengatasi kemacetan di sepanjang jalan ini.
"Langkah ini kami ambil sebagai solusi dalam mengatasi kepadatan arus lalu lintas yang sering terjadi di sepanjang jalan yang juga menjadi jalur lintasan antar-provinsi tersebut, terlebih saat pagi dan sore hari," ujar Sekretaris Dishub Kabupaten Kutim Masrianto Suriansyah di Sangatta, Sabtu.
Ia menyebut penetapan lokasi tersebut hasil analisis kerawanan macet di jalur utama Sangatta yang dilakukan tim terdiri atas Dishub Kutim, PT Kaltim Prima Coal (KPC), dan Satlantas Polres Kutim.
"Sesuai arahan dari Kepala Dishub Kutim Bapak Poniso Suryo Renggono, untuk penentuan titik tersebut juga tetap memperhatikan kenyamanan pemakai jalan lain, sehingga penetapan 20 titik di Jalan Yos Sudarso itu sudah sesuai dengan kajian mendalam," ujarnya.
Ia mengatakan persoalan kemacetan yang terjadi di sepanjang Jalan Yos Sudarso tersebut tidak hanya disebabkan volume dan jenis kendaraan, namun juga akibat warga memarkir kendaraan di bahu jalan.
Baca juga: Kutai Timur alokasikan Rp26,5 miliar untuk peringkat tiga besar Pekan Olahraga Provinsi
Selain itu, beberapa masyarakat melakukan pelanggaran lalu lintas dengan melawan arus, bahkan memutar arah di area yang dilarang. Hal itu memperparah kemacetan di ruas jalan tersebut.
Ia berharap, ke depan adanya penambahan ruas jalan baru serta pembangunan jalan lingkar sebagai solusi strategis untuk mengurai kepadatan arus kendaraan.
Menurut dia, dengan kehadiran jalur alternatif, maka distribusi kendaraan dapat lebih merata, sehingga beban pada jalan utama berkurang dan mobilitas masyarakat menjadi efisien, lebih lancar, dan aman.
Namun demikian, upaya ini juga harus diimbangi dengan peningkatan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas agar manfaat pembangunan infrastruktur dapat dirasakan secara aman dan optimal.
Ia mengatakan jika akses baru tersebut tersedia maka beban kemacetan di jalur Yos Sudarso dipastikan bisa berkurang secara signifikan.
Baca juga: Bupati Kutim Ardiansyah ajak kembangkan ekowisata dukung transformasi ekonomi
Pewarta: M.GhofarEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026