Samarinda (ANTARA) - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimltara) memastikan ketahanan pangan di wilayah tersebut dalam posisi sangat aman. Pasokan berbagai komoditas pokok, khususnya beras, dijamin mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Hari Raya Idul fitri 2026.

Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Kanwil Kaltim-Kaltara, Mardi Harianto di Samarinda, Senin, menegaskan bahwa pemantauan stok dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan.

"Alhamdulillah, stok beras sangat mencukupi. Saat ini stok fisik yang tersedia mencapai 17.676 ton. Jumlah ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan, bahkan lebih," ujar Mardi.

Untuk mempertebal cadangan pangan, Bulog tidak hanya mengandalkan stok yang ada. Saat ini sebanyak 17.000 ton beras tambahan sedang dalam perjalanan menuju Kalimantan Timur dari daerah produsen utama seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Dengan masuknya pasokan tersebut, total cadangan beras Bulog di Kaltim diperkirakan menembus angka 34.000 ton pada pertengahan tahun ini. Selain pengadaan luar daerah, Bulog juga menjalankan strategi penyerapan gabah petani lokal.

"Kami bekerja sama dengan mitra di berbagai kabupaten/kota untuk menyerap gabah petani, menggiling, dan menyimpannya di gudang-gudang Bulog yang tersebar di wilayah Kaltim. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap kemandirian pangan lokal," tambahnya.

Selain beras medium, Bulog Kaltim-Kaltara juga menyiagakan berbagai komoditas strategis lainnya untuk menjaga stabilitas harga di pasar yakni Beras Premium dan Fortivit. Tersedia cadangan sebanyak 566 ton beras premium dan 4,2 ton beras Fortivit (beras bervitamin).

Minyak Goreng: Total stok mencapai 298.036 liter, yang terdiri dari 175.037 liter Minyak kita dan 122.999 liter minyak goreng kemasan merek lainnya.

Daging Sapi & Gula: Stok daging sapi beku tersedia sebanyak 14.110 ton, sementara gula pasir mencapai 118 ton dan jagung sebanyak 194 ton.

Mardi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), mengingat rantai distribusi dan ketersediaan stok di gudang Bulog dipastikan stabil hingga puncaknya di perayaan Lebaran nanti.

"Untuk ketersediaan stok menghadapi hari raya, Insya Allah pangan di Kaltim sangat mencukupi dan aman," tegas Mardi.



Pewarta: Arumanto
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026