Penajam Paser Utara (ANTARA) - Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah (Kanwil) Kalimantan Timur-Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) menyalurkan bantuan pangan kepada 323.824 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah setempat.

"Bantuan pangan berupa beras dan minyak menyasar 323.824 KPM," ujar Kepala Perum Bulog Kanwil Kaltim-Kaltara Musazdin Said, Jumat, ketika ditanya menyangkut bantuan pangan di Penajam Paser Utara, Kaltim.  

"Bantuan pangan itu menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan nasional, warga bisa menyampaikan jika ada ketidaksesuaian data agar bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak," tambahnya. 

Data penerima bantuan pangan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) nasional, melibatkan kelurahan melalui Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) menjadi faktor penting dalam memastikan akurasi data. 

Kolaborasi lintas sektor mempercepat distribusi sekaligus menjaga transparansi program, jelas dia, terutama kelurahan menjadi titik utama distribusi, sehingga proses verifikasi dan penyaluran bisa lebih dekat dengan masyarakat penerima.

Baca juga: Bantuan beras-minyak goreng mulai disalurkan jelang Lebaran

Penyaluran bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng kepada KPM untuk periode Februari-Maret 2026, lanjut dia, dilakukan setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Bantuan pangan tersebut merupakan mandat dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan sasaran menjangkau lebih kurang 33 juta KPM di seluruh wilayah Indonesia.

Penyaluran bantuan pangan diharapkan tidak hanya memperkuat daya beli masyarakat berpenghasilan rendah, kata dia, tetapi juga berkontribusi menjaga stabilitas harga beras dan minyak goreng di pasaran.

Bapanas memberi penugasan penyaluran cadangan pangan pemerintah (CPP) 2026 kepada Perum Bulog untuk warga yang berhak menerima, demikian Musazdin Said.

Baca juga: Gubernur Kaltim salurkan bantuan kepada korban kebakaran Paser



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026