Penajam Paser Utara (ANTARA) - Perum Bulog menyebutkan beras bantuan pangan yang disalurkan kepada penerima manfaat di Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur berasal dari produksi lokal atau hasil panen petani kabupaten setempat.

"Beras bantuan pangan berasal dari produksi lokal," ujar Kepala Bulog Kantor Cabang (Kancab) Paser Muhammad Muchlis ketika ditanya mengenai bantuan pangan 2026 di Penajam, Selasa.

"Beras yang disalurkan sebagai bantuan pangan itu hasil panen petani Kabupaten Penajam Paser Utara yang diserap Bulog," tambah Kancab Paser dengan wilayah kerja Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara itu.

Beras bantuan pangan yang disalurkan berasal dari produksi lokal Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian daerah.

Sepanjang 2025, Bulog Kancab Paser ditargetkan menyerap lebih kurang 12.000 ton gabah kering panen (GKP) petani dengan harga Rp6.500 per kilogram.

Tercatat hingga akhir 2025, penyerapan gabah dari petani Kabupaten Paser kisaran 1.000 ton GKP, serta dari petani Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 11.000 ton GKP, dan target penyerapan gabah dari petani pada 2026 lebih kurang 15.286 ton GKP.

Baca juga: Serapan gabah petani penuhi kebutuhan beras Kabupaten PPU dan Paser

Sesuai aturan baru, jelas Muhammad Muchlis, setiap pengambilan bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng diwajibkan menyertakan kartu keluarga (KK) sebagai dasar validasi.

Penerima bantuan pangan yang disalurkan periode Februari-Maret 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara mencapai 16.941 KK masyarakat berpenghasilan rendah, dengan total 338.820 kilogram beras dan 67.764 liter minyak goreng.

Pemerintah setempat berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat, kata Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor, khususnya rumah tangga berpenghasilan rendah.

Jumlah penerima manfaat bantuan pangan di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2026 yang mencapai 16.941 KK tersebut meningkat 87 persen dibanding pada 2025 yang hanya 9.030 KK.

Bantuan pangan disalurkan guna mendorong perputaran ekonomi loka melalui pemanfaatan hasil pertanian daerah, dengan target berjalan tepat sasaran, transparan, serta berdampak pada penguatan ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat, demikian Mudyat Noor.

Baca juga: Bulog Kaltim-Kaltara salurkan bantuan ke 323.824 keluarga



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026