Sangatta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori utama. Penghargaan itu diterima langsung Bupati Kutim di Jakarta Internasional Expo, Selasa (27/1).
“Ini bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam menjamin hak masyarakat di bidang kesehatan,” kata Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, melalui rilis yang diterima di Sangatta, Kamis (29/1).
Penghargaan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan itu sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, sebagai hasil program yang memperluas jaminan kesehatan masyarakat melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Dalam UHC Award 2026, Kabupaten Kutai Timur berhasil meraih nilai di atas 95 persen, serta dinobatkan sebagai kabupaten terbaik se-Kalimantan dalam jaminan kesehatan nasional.
Ardiansyah mengungkapkan dari total kependudukan di Kutai Timur tahun 2025 sebanyak 456.333 jiwa. Pemkab Kutim berhasil memberikan jaminan kesehatan sebanyak 253.357 jiwa.
Dia mengatakan hampir setengah masyarakat Kutai Timur saat ini telah terlindungi dalam program JKN.
“Masyarakat wajib diberikan layanan kesehatan yang baik, dan pemerintah wajib memberikan itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia juga menilai jaminan kesehatan bukan sekedar urusan administratif atau angka peserta. Namun itu merupakan hak dasar warga negara yang harus diberikan, hingga ke lapisan masyarakat rentan.
Bupati Kutim itu menegaskan penghargaan tersebut bukan hanya prestasi belaka. Pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan layanan kesehatan daerah.
“Kami terus menempatkan jaminan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan manusia,” kata Ardiansyah.
