Sebanyak 4.000 dosis vaksin Qdenga produksi Takeda telah mulai didistribusikan ke 21 Puskesmas, rumah sakit, serta beberapa klinik yang tersebar di seluruh wilayah Kutim
Sangatta (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) segera distribusikan sebanyak 4000 vaksin Qdenga kepada masyarakat guna menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah itu.
“Sebanyak 4.000 dosis vaksin Qdenga produksi Takeda telah mulai didistribusikan ke 21 Puskesmas, rumah sakit, serta beberapa klinik yang tersebar di seluruh wilayah Kutim,” kata Kepala Dinkes Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati, di Sangatta, Senin (26/1).
Ia menjelaskan vaksin Qdenga adalah vaksin demam berdarah untuk anak dan dewasa. Berfungsi untuk mencegah infeksi demam berdarah akibat empat serotipe virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti
Vaksin Qdenga memiliki cakupan usia yang cukup luas, sehingga dapat memberikan perlindungan menyeluruh bagi kelompok usia produktif maupun anak-anak.
Berdasarkan pedoman medis, vaksin tersebut dapat diberikan kepada, rentang usia, mulai dari 5 tahun hingga 60 tahun. Lokasi Pelayanan di 21 Puskesmas di Kutim, Rumah Sakit, dan Klinik terpilih.
Dikemukakannya program vaksinasi Qdenga tersebut merupakan bentuk kolaborasi strategis, di mana seluruh dosis tersebut didapatkan melalui bantuan dari Bio Farma.
Menurutnya, pembagian ribuan vaksin Qdenga adalah merupakan upaya preventif di tengah meningkatnya kasus DBD di Kalimantan Timur sebanyak 2.210 kasus, dengan 252 kasus ada di Kutai Timur.
Yuwana menegaskan bahwa stok vaksin tersebut telah tersedia di Dinkes Kutim dan siap diberikan secara gratis kepada masyarakat.
“ Program vaksinasi Qdenga, selain menjalankan proteksi DBD, vaksinasi ini diharapkan mampu menurunkan kasus DBD secara signifikan di Kutim,” katanya.
Yuwana menambahkan bahwa pihaknya juga terus mengupayakan pengendalian DBD melalui kegiatan pemberantasan sarang nyamuk, fogging, hingga mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan.
Pewarta: Muhammad Hafif NikolasEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026