Balikpapan (ANTARA) - Pemerintah Kota Balikpapan segera merealisasikan program pemasangan kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV) di sekolah-sekolah negeri tahun ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengawasan dan transparansi dalam proses pendidikan.
“Pemasangan dilakukan secara bertahap, dimulai dari sekolah-sekolah negeri dengan jumlah siswa terbanyak dan berada di wilayah padat penduduk,” kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Rabu (16/7).
Ia mengemukakan, program pemasangan kamera pengawas tersebut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025.
Setiap kelas nantinya akan dilengkapi dengan kamera yang terhubung ke jaringan daring, sehingga memungkinkan orang tua memperoleh akses untuk memantau langsung aktivitas anak-anak mereka dari rumah atau tempat kerja.
“Saya ingin orang tua bisa melihat langsung aktivitas anak-anaknya di ruang kelas, sehingga ada rasa aman, keterbukaan, dan akuntabilitas antara sekolah dan wali murid,” ujar Rahmad.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi ini tidak hanya untuk meningkatkan keamanan, tetapi juga sebagai sistem kontrol yang objektif bagi seluruh elemen pendidikan.
“Kita ingin ada rekam jejak. Kalau ada masalah antara guru dan siswa, tidak ada yang saling menyalahkan. Semuanya terekam dan bisa dievaluasi secara objektif,” tegasnya.
Rahmad menjelaskan, tahap awal program difokuskan pada sekolah negeri, namun Pemkot membuka peluang memperluas penerapan ke sekolah-sekolah swasta, baik melalui hibah perangkat maupun bantuan teknis dari pemerintah kota.
Program tersebut menjadi bagian dari langkah strategis menjawab tantangan sebagai kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), di mana kualitas pendidikan menjadi pertimbangan utama masyarakat yang akan bermigrasi ke Balikpapan.
Lanjutnya, kalau masyarakat luar ingin tinggal di Balikpapan, salah satu pertimbangannya adalah mutu pendidikan. Maka dari itu, pengawasan dan transparansi harus di hadirkan.
Diketahui, pengawasan berbasis CCTV merupakan salah satu janji politik yang disampaikan saat debat calon Wali Kota Balikpapan pada Pilkada lalu.
Sebelumnya saat kampanye Rahmad menjanjikan akan memasang CCTV di semua ruang kelas sekolah di Kota Balikpapan agar orang tua tetap bisa mengontrol anaknya yang sedang belajar.
"Orang tua yang mayoritas pekerja di Balikpapan tidak perlu khawatir dengan kondisi anak mereka di sekolah," ujar Rahmad.
Rahmad menambahkan melalui program tersebut, sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak, sehingga bisa mencetak generasi yang cerdas, berdaya saing, dan memiliki kecerdasan spiritual.(Adv)
