Balikpapan (ANTARA) - Wali Kota Balikpapan Balikpapan Rahmad Mas'ud menyatakan komitmennya untuk mendorong penguatan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
"Ini komitmen kami guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," katanya di Balikpapan, Sabtu (1/3).
Ia mengemukakan, pihaknya berfokus pada pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, termasuk perbaikan jalan, pengelolaan air bersih, serta pengembangan transportasi publik yang lebih efektif.
Menurutnya, perbaikan jalan itu termasuk peningkatan kapasitas jalan utama yang bertujuan untuk menuntaskan masalah kemacetan. Terutama di kawasan-kawasan strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat..
Tak hanya itu, kata Rahmad Pemerintah Kota Balikpapan juga akan mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung Ibu Kota Nusantara (IKN), mengingat Balikpapan menjadi salah satu kota penyangga utama.
Selain sektor transportasi, pemerintah kota juga memperhatikan aspek lingkungan dengan mengembangkan program pengelolaan sampah berbasis teknologi serta penghijauan di berbagai wilayah kota.
"Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan kota ini tetap seimbang dengan keberlanjutan lingkungan," jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan kota dengan mendukung kebijakan yang telah dirancang serta menjaga fasilitas umum yang ada.
"Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sangat penting agar pembangunan yang kita rencanakan bisa berjalan optimal," ucapnya.
Sebelumnya, Rahmad mengungkapkan usai dilantik Presiden Prabowo Subianto memaparkan target 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo.
"Pada 100 hari kerja, kami targetkan memperbaiki semua yang berhubungan dengan fasilitas langsung menyentuh dengan masyarakat salah satunya adalah infrastruktur," ujarnya.
Ia juga mengatakan akan memperbaiki sistem birokrasi di Pemerintah Kota Balikpapan.
"Kami akan perbaiki agar lebih baik lagi, yang sudah baik akan kami tingkatkan," katanya.
Rahmad menyebutkan pada 100 hari kerja fokus pada pelayanan yang dipermudah dan mendekatkan para pejabat.
Menurutnya, dalam hal ini pegawai dengan masyarakat dalam segala aspek, sehingga kepengurusan dalam bentuk apapun semakin mudah..
Dikemukakannya permasalahan yang menjadi momok bagi warga Kota Balikpapan yakni air bersih, hal itu juga masuk dalam target 100 hari kerja, untuk itu ia berkomitmen mewujudkan itu semua.
Rahmad.menambahkan selain fokus 100 hari kerja, dia juga berkomitmen untuk menjalankan sembilan program pada masa kepemimpinan sebelumnya untuk dilanjutkan pada masa kepemimpinan 2025-2030 mendatang.
"Kami ada sembilan program, kemudian ada beberapa yang menjadi program prioritas termasuk pendidikan, kesehatan serta infrastruktur," tegasnya.