• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kaltim
Jumat, 2 Januari 2026
Antara News kaltim
Antara News kaltim
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Kementerian ESDM: Tarif listrik triwulan I 2026 tidak naik

      Kementerian ESDM: Tarif listrik triwulan I 2026 tidak naik

      Kamis, 1 Januari 2026 20:57

      Prabowo tiba di Silangit, tinjau jembatan Bailey di Tapanuli Selatan

      Prabowo tiba di Silangit, tinjau jembatan Bailey di Tapanuli Selatan

      Rabu, 31 Desember 2025 12:29

      Tim SAR temukan serpihan badan kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo

      Tim SAR temukan serpihan badan kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo

      Selasa, 30 Desember 2025 10:37

      Polri operasikan 29 dapur lapangan bagi warga terdampak bencana

      Polri operasikan 29 dapur lapangan bagi warga terdampak bencana

      Senin, 29 Desember 2025 15:57

      Akademisi ingatkan Presiden Prabowo soal kewajiban bentuk Wantimpres

      Akademisi ingatkan Presiden Prabowo soal kewajiban bentuk Wantimpres

      Senin, 29 Desember 2025 15:17

  • Seputar Kaltim
      • DPRD Kaltim
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Diskominfo Kaltim
      • Samarinda
      • Balikpapan
      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Ketua BK Kaltim siap tindak anggota dewan melanggar etika

      Rabu, 15 Oktober 2025 20:34

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Ketua DPRD Kaltim sambangi pendemo, janji perjuangkan aspirasi

      Senin, 1 September 2025 19:39

      DPRD Kaltim  dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      DPRD Kaltim dorong pemerintah ciptakan lapangan kerja bagi lulusan baru

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:58

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan  Helikopter untuk distribusi logistik

      DPRD Kaltim usulkan pengadaan Helikopter untuk distribusi logistik

      Kamis, 7 Agustus 2025 6:41

      Kabupaten Penajam tekan pengangguran

      Kabupaten Penajam tekan pengangguran

      Kamis, 1 Januari 2026 20:46

      Kepolisian Penajam tangani 80 perkara narkoba sepanjang 2025

      Kepolisian Penajam tangani 80 perkara narkoba sepanjang 2025

      Kamis, 1 Januari 2026 17:09

      DPRD: Perubahan status Bandara Nusantara dapat gerakan ekonomi Penajam

      DPRD: Perubahan status Bandara Nusantara dapat gerakan ekonomi Penajam

      Rabu, 31 Desember 2025 11:22

      Pemkab PPU lantik 1.698 PPPK paruh waktu perkuat kinerja pemerintahan

      Pemkab PPU lantik 1.698 PPPK paruh waktu perkuat kinerja pemerintahan

      Rabu, 31 Desember 2025 11:21

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Pemprov Kaltim tempatkan 50 KK transmigran di Desa Keladen Paser

      Selasa, 23 Desember 2025 13:22

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Polres Paser terima penghargaan program inovatif peduli masyarakat kurang mampu

      Sabtu, 6 Desember 2025 6:59

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Satgas MBG Paser minta percepat penambahan dapur MBG

      Jumat, 31 Oktober 2025 16:20

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Wabup Paser sampaikan nota keuangan RAPBD 2026

      Selasa, 28 Oktober 2025 13:32

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Petugas kesehatan Kaltim dapat penguatan deteksi pneumonia balita

      Sabtu, 13 Desember 2025 13:33

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kaltim prioritaskan pemeliharaan jalan pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 19:24

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kaltim optimistis swasembada beras pada 2026

      Kamis, 11 Desember 2025 10:18

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Disnakertrans Kaltim proyeksikan UMP 2026 capai Rp3,8 juta

      Rabu, 3 Desember 2025 12:00

      BMKG: Kaltim masih berpeluang hujan 10 hari pertama tahun 2026

      BMKG: Kaltim masih berpeluang hujan 10 hari pertama tahun 2026

      Kamis, 1 Januari 2026 20:50

      Doa bersama lintas agama di Samarinda

      Doa bersama lintas agama di Samarinda

      Kamis, 1 Januari 2026 1:45

      Psikolog: Tumbuhkan kasih sayang diri saat refleksi akhir tahun

      Psikolog: Tumbuhkan kasih sayang diri saat refleksi akhir tahun

      Rabu, 31 Desember 2025 11:17

      BNNP Kaltim amankan barang bukti 42,4 kilogram sabu sepanjang 2025

      BNNP Kaltim amankan barang bukti 42,4 kilogram sabu sepanjang 2025

      Selasa, 30 Desember 2025 10:31

      Polda Kaltim ungkap lima TPPU narkoba Rp11,3 miliar selama 2025

      Polda Kaltim ungkap lima TPPU narkoba Rp11,3 miliar selama 2025

      Kamis, 1 Januari 2026 17:06

      ERT PPA turut bantu evakuasi warga dan penanganan banjir Kalsel

      ERT PPA turut bantu evakuasi warga dan penanganan banjir Kalsel

      Rabu, 31 Desember 2025 16:33

      Ombudsman Kaltim selesaikan 213 dari target 168 laporan

      Ombudsman Kaltim selesaikan 213 dari target 168 laporan

      Senin, 29 Desember 2025 21:13

      100 personel Brimob Polda Kaltim bantu pemulihan pascabencana di Aceh

      100 personel Brimob Polda Kaltim bantu pemulihan pascabencana di Aceh

      Minggu, 28 Desember 2025 13:55

  • Ekonomi dan Pariwisata
    • Dispar Kaltim perkuat destinasi berbasis budaya demi gaet turis Eropa

      Dispar Kaltim perkuat destinasi berbasis budaya demi gaet turis Eropa

      Kamis, 1 Januari 2026 20:53

      OIKN mulai bangun kawasan yudikatif-legislatif

      OIKN mulai bangun kawasan yudikatif-legislatif

      Kamis, 1 Januari 2026 16:54

      Pengisian perdana Crude Terminal Lawelawe, tanker pompa 320 ribu barel

      Pengisian perdana Crude Terminal Lawelawe, tanker pompa 320 ribu barel

      Kamis, 1 Januari 2026 13:38

      Kadispar Kaltim: Lima wisata bahari untuk liburan Tahun Baru

      Kadispar Kaltim: Lima wisata bahari untuk liburan Tahun Baru

      Rabu, 31 Desember 2025 11:15

      Kaltim tingkatkan kompetensi asesor perkuat ekosistem pariwisata

      Kaltim tingkatkan kompetensi asesor perkuat ekosistem pariwisata

      Selasa, 30 Desember 2025 16:37

  • Olahraga
    • Persiba kembali telan kekalahan di Batakan

      Persiba kembali telan kekalahan di Batakan

      Minggu, 28 Desember 2025 22:06

      Prestasi Chelsie jadi kebanggaan Balikpapan

      Prestasi Chelsie jadi kebanggaan Balikpapan

      Sabtu, 27 Desember 2025 20:19

      Persebaya perkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih baru

      Persebaya perkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih baru

      Selasa, 23 Desember 2025 15:18

      Van Gastel sayangkan laga melawan Persijap digelar tanpa penonton

      Van Gastel sayangkan laga melawan Persijap digelar tanpa penonton

      Selasa, 23 Desember 2025 13:27

      Aldila/Janice raih emas ganda putri tenis SEA Games 2025

      Aldila/Janice raih emas ganda putri tenis SEA Games 2025

      Jumat, 19 Desember 2025 13:01

  • Umum
    • Kaltim Peduli salurkan Rp5,7 miliar ke Aceh, Sumbar dan Sumut

      Kaltim Peduli salurkan Rp5,7 miliar ke Aceh, Sumbar dan Sumut

      Kamis, 1 Januari 2026 16:57

      Pemprov Kaltim: Jalan pesisir hingga pedalaman tuntas bertahap

      Pemprov Kaltim: Jalan pesisir hingga pedalaman tuntas bertahap

      Kamis, 1 Januari 2026 16:55

      Pasang laut Kaltim 2,8-3,1 meter berpotensi rusak tambak

      Pasang laut Kaltim 2,8-3,1 meter berpotensi rusak tambak

      Kamis, 1 Januari 2026 16:52

      Perayaan Tahun Baru 2026 di Samarinda

      Perayaan Tahun Baru 2026 di Samarinda

      Kamis, 1 Januari 2026 1:51

      Telkomsel beri kenyamanan digital di Haul Sekumpul Kalsel

      Telkomsel beri kenyamanan digital di Haul Sekumpul Kalsel

      Minggu, 28 Desember 2025 10:48

  • IKN
    • Otorita siapkan TPST 74 ton dukung pertumbuhan hunian-pooulasi IKN

      Otorita siapkan TPST 74 ton dukung pertumbuhan hunian-pooulasi IKN

      Kamis, 1 Januari 2026 20:36

      Tol Balikpapan-IKN-Kalsel difungsikan dukung kunjungan wisatawan

      Tol Balikpapan-IKN-Kalsel difungsikan dukung kunjungan wisatawan

      Jumat, 26 Desember 2025 16:57

      Komposisi penduduk IKN modal pembangunan jangka panjang

      Komposisi penduduk IKN modal pembangunan jangka panjang

      Kamis, 25 Desember 2025 14:17

      856 petugas pendataan catat jumlah penduduk IKN 147.427 jiwa

      856 petugas pendataan catat jumlah penduduk IKN 147.427 jiwa

      Rabu, 24 Desember 2025 9:24

      Otorita IKN kembangkan ekowisata komunitas sejahterakan warga lokal

      Otorita IKN kembangkan ekowisata komunitas sejahterakan warga lokal

      Selasa, 23 Desember 2025 13:18

  • Foto
  • Video
    • Kodam VI Mulawarman kerahkan 215 prajurit bantu pemulihan bencana Aceh

      Kodam VI Mulawarman kerahkan 215 prajurit bantu pemulihan bencana Aceh

      Selasa, 30 Desember 2025 17:26

      Kaltim terapkan standar keselamatan untuk keamanan wisata bahari

      Kaltim terapkan standar keselamatan untuk keamanan wisata bahari

      Selasa, 30 Desember 2025 16:34

      Bontang Mangrove Park, ruang konservasi di tengah kawasan industri

      Bontang Mangrove Park, ruang konservasi di tengah kawasan industri

      Sabtu, 27 Desember 2025 16:00

      Samarinda bangun sepuluh unit insinerator untuk tekan volume sampah

      Samarinda bangun sepuluh unit insinerator untuk tekan volume sampah

      Selasa, 23 Desember 2025 14:49

      Jalan Tol IKN dibuka selama libur akhir tahun untuk akses IKN & Kalsel

      Jalan Tol IKN dibuka selama libur akhir tahun untuk akses IKN & Kalsel

      Senin, 22 Desember 2025 18:55

Eksistensi Gua Batu Hapu situs geologi purba

Oleh Muhammad Fauzi Fadilah Senin, 13 Juni 2022 8:43 WIB

Eksistensi Gua Batu Hapu situs geologi purba

Pengunjung melihat batu jenis batuan karst di dalam wisata Gua Batu Hapu di Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Sabtu (11/6/2021). ANTARA/Bayu Pratama S.

Tidak hanya wisatawan, ada juga para mahasiswa pencinta alam bahkan peneliti datang ke sini,

Banjarmasin (ANTARA) - Gua Batu Hapu yang merupakan salah satu geosite Geopark Meratus di Kalimantan Selatan masih terjaga eksistensinya hingga sekarang dengan keunikan yang memesona.

Memasuki mulut gua, mata langsung disuguhi dengan pemandangan takjub melihat akses masuk menyerupai gerbang raksasa yang luas dan atap berhias stalaktit yang runcing ke bawah.

Sebanyak dua pohon besar juga menyambut pengunjung saat menaiki tangga, sebelum melangkah kaki ke dalam gua. Pemandangan itu terasa megah bagi wisatawan yang ke tempat itu.

Eksistensi Batu Hapu masih terjaga sejak era 1970 hingga sekarang. Banyak kunjungan ke tempat itu, baik sekadar rekreasi maupun penelitian sejarah geologi.

Daya tarik pengunjung datang ke wisata Batu Hapu, salah satunya karena ada batuan karst yang berbentuk unik, yaitu stalaktit dan stalagmit.

Batuan itu terbentuk alami dengan proses yang sangat lama. Tetesan air terdengar di dalam gua yang menandakan salah satu proses pembentukan batuan tersebut sedang berlangsung.

"Tidak hanya wisatawan, ada juga para mahasiswa pencinta alam bahkan peneliti datang ke sini," ujar pemandu wisata Gua Batu Hapu, Subianto, Sabtu (11/6).

Selain memiliki ruang yang besar, keelokan Gua Batu Hapu tambah memesona pada saat titik ray of light (rol) mendapatkan cahaya Matahari di kisaran pukul 12.00-13.00 Wita.

Di momentum tersebut, cahaya Matahari yang masuk dari atas lubang gua, menembus kegelapan ruang hingga lantai gua.

Banyak kalangan dari Instagramable ataupun fotografer datang ke Gua Batu Hapu. Ada dua tanda pagar di Instagram yang ramai dipakai #guabatuhapu dan #goabatuhapu. Mengunjungi tanda pagar itu mungkin bisa memberi gambaran tentang karakter unik situs geologi warisan Bumi tersebut.

Menyusuri dan mengamati seluruh gua menggunakan cahaya senter, tapak demi tapak memerlukan waktu kurang lebih dua jam dan kehati-hatian karena jalur licin.

Di dalam gua, ada infrastruktur tambahan yang dibangun pemerintah daerah berupa tangga, fungsinya memudahkan pengunjung menyeberangi cekungan di dalam gua. Meskipun begitu, tidak mengubah esensi keindahan gua.

Kalau pengunjung ingin mendaki puncaknya, memerlukan waktu 30 menit, dengan medan jalur bebatuan karst. Dari atas Batu Hapu terlihat bentang Pegunungan Meratus yang menawan.

Wisata gua tersebut sudah ada sejak lama, mulai dikunjungi orang sejak era transmigrasi penduduk Jawa pada tahun 1970-an, hal itu juga yang memengaruhi nama gua, Batu Hapu artinya batu kapur dalam bahasa Jawa.

"Sudah begitu namanya dari dulu," ujar Subianto yang juga generasi masyarakat transmigran itu.

Sejak tahun itu, ternyata Gua Batu Hapu memiliki gua "rahasia" yang tidak boleh dikunjungi oleh wisatawan umum. Jumlahnya ada tiga buah, bahkan pemandu itupun tidak tahu persis isi keseluruhan gua tersebut.

"Hanya Mapala (Mahasiswa Pencinta Alam) dan para peneliti yang pernah masuk. Tiga mulut gua ada di bawah dan jalan menuju ke sana tidak di buka," ujarnya.

Meskipun begitu, gua yang saat ini dibuka untuk umum sudah sangat memuaskan, memberikan wawasan tentang batuan dan keunikan Bumi.

Di lingkungan Gua Batu Hapu masih banyak pepohonan besar dan udara yang lebih segar dibandingkan dengan di Kota Banjarmasin.

Tepat memasuki kawasan tersebut, juga ada taman dengan aneka patung binatang, rumput karpet, cocok untuk tempat santai keluarga menghabiskan akhir pekan.

Biaya masuk dipatok Rp5.000. Hasil dari retribusi tersebut pertama dibagikan untuk pemerintah daerah, setelah itu pengelola dan apabila ada lebih masuk ke kas desa.

Tidak hanya di karaoke ada pemandu, di Gua Batu Hapu pun juga ada jasa pemandu untuk wisatawan yang ingin ditemani menyusuri gua.

Pihak pengelola tidak memasang tarif alias sukarela, seikhlas wisatawan yang memakai jasa untuk memberikan upah atas waktu, tenaga dan wawasan pemandu.

Legenda
Kurang Indonesia rasanya kalau tidak ada legenda yang melekat di sebuah situs purbakala tersebut. Gua Batu Hapu disebut masyarakat sebagai pecahan kapal besar milik seorang raja bernama Angui.

Kapal tersebut berubah menjadi batu karena Angui durhaka kepada ibunya yang bernama Kudampa.

Kutukan sang ibu dipicu karena sakit hati oleh perbuatan Angui yang tidak mengakuinya sebagai orang tua setelah sukses berkarir. Hingga saat ini kisah itu masih menjadi cerita rakyat, ketika ditanya terkait asal usul Gua Batu Hapu.

"Ceritanya turun-temurun seperti itu. Tapi ya, wallahualam. Cerita mirip seperti kisah Malin Kundang," ujar Pengelola Gua Batu Hapu Subianto.

Cerita rakyat itu diabadikan ke sebuah beton di depan gua yang dilukis, menggambarkan peristiwa kutukan sebelum Agui beserta kapalnya menjadi batu.

Pada era modern ini, sudah ada penelitian yang menceritakan asal usul Gua Batu Hapu tersebut.

Batu Hapu, dari catatan Badan Pengelolaan (BP) Geopark Meratus, secara geologi berada di kawasan cekungan Barito, yaitu formasi berai yang berumur oligosen-miosen awal (16-36,5 juta tahun lalu). Secara historis Gua Batu Hapu juga serupa dengan Gua Baramban Kecamatan Piani, Tapin.

Situs geologi purba kala tersebut masuk sebagai salah satu dari 74 geosite Geopark Meratus. Geopark Meratus yang memiliki keunikan dan nilai sejarah geologi itu, berhasil mendapatkan pengakuan sebagai geopark nasional pada 2018.

Pengakuan tersebut, buah dari perjuangan Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM).

Gua Batu Hapu berada di Desa Batu Hapu, Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin, jaraknya dari Kota Banjarmasin sekitar 200 km.

Secara umum, Kecamatan Hatungun merupakan dataran tinggi, rata-rata ketinggian dari 50- 500 meter di atas permukaan laut.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), posisi Hatungun ada di 2,3343 – 30043 Lintang Selatan dan antara 114,4613 – 115,3033 Bujur Timur, dengan luasan wilayah dataran 79,572 kilometer persegi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tapin Hamdan Rosyande mengatakan selain Gua Batu Hapu ada dua geosite Geopark Meratus lain di daerah itu.

"Ada Gua Baramban dan Air Terjun Balawayan, lokasinya berada di Kecamatan Piani, tepat di wilayah kawasan adat Dayak Meratus," ujarnya.

Ternyata Pemerintah Kabupaten Tapin juga peka untuk memuliakan warisan Bumi tersebut, saat ini sudah dirancang pengembangan geosite untuk pariwisata.

Dengan pariwisata, dinilai dapat memelihara, merawat dan menjadi manfaat untuk masyarakat di sekitar geosite. Sebanyak tiga geosite Geopark Meratus tersebut, sudah terdaftar dalam SK Gubernur Kalsel nomor 188.44/0531/KUM/2018.

Melihat keseriusan tersebut, Pemkab Tapin kembali mempromosikan dan meminta dukungan pengembangan pariwisata ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Jakarta, Jumat (10/6).

Tidak ketinggalan, geosite purba turut menjadi prioritas pengembangan yang diusulkan, Bupati Tapin M. Arifin Arpan waktu itu.

Menyusul pengembangan wisata Gua Batu Hapu, pemerintah daerah mulai menyusun detailed engineering design (DED) untuk menunjang salah satu geosite Geopark Meratus, yaitu Gua Baramban.

Kawasan pengembangan sudah ada 4,5 hektare lahan, di antaranya untuk membangun zona area parkir dan gerbang, area taman rekreasi, area gua, dan bangunan pendukung lainnya.

“Estimasi rencana anggaran biaya perencanaan objek wisata Gua Baramban Rp18.771.903.000," ujarnya.

Sayangnya, daerah tidak cukup uang untuk membangun infrastruktur penunjang geosite tersebut. Maka dari itu, Tapin berharap bantuan dari pihak kementerian.

Pengembangan geosite di Tapin direncanakan dikerjakan secara bertahap. Pihak dinas terkait sudah menyatakan mempunyai rencana strategis untuk pengembangan pariwisata.

Hasilnya diniatkan sebagai langkah pembangunan ekonomi masyarakat dan konservasi melalui pariwisata.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Eksistensi Gua Batu Hapu situs geologi purba di Kalsel

Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Merawat Loksado  yang mendunia

Merawat Loksado yang mendunia

20 Maret 2022 09:04

BP Geopark Meratus  siapkan masyarakat ambil manfaat ekonomi geopark

BP Geopark Meratus siapkan masyarakat ambil manfaat ekonomi geopark

18 Oktober 2021 16:16

Tanah laut Kalsel latih pelaku usaha pariwisata tentang simulasi "rescue"

Tanah laut Kalsel latih pelaku usaha pariwisata tentang simulasi "rescue"

7 Oktober 2021 11:02

Tempat wisata di Tapin Kalsel  tetap buka saat Lebaran

Tempat wisata di Tapin Kalsel tetap buka saat Lebaran

8 Mei 2021 16:07

Dispar Kaltim perkuat destinasi berbasis budaya demi gaet turis Eropa

Dispar Kaltim perkuat destinasi berbasis budaya demi gaet turis Eropa

5 jam lalu

OIKN mulai bangun kawasan yudikatif-legislatif

OIKN mulai bangun kawasan yudikatif-legislatif

9 jam lalu

Pengisian perdana Crude Terminal Lawelawe, tanker pompa 320 ribu barel

Pengisian perdana Crude Terminal Lawelawe, tanker pompa 320 ribu barel

12 jam lalu

Kadispar Kaltim: Lima wisata bahari untuk liburan Tahun Baru

Kadispar Kaltim: Lima wisata bahari untuk liburan Tahun Baru

31 Desember 2025 11:15

Terpopuler

Kabupaten Penajam sepakati kenaikan UMK 5,66 persen-UMSK 4,55 persen

Kabupaten Penajam sepakati kenaikan UMK 5,66 persen-UMSK 4,55 persen

Tol Balikpapan-IKN-Kalsel difungsikan dukung kunjungan wisatawan

Tol Balikpapan-IKN-Kalsel difungsikan dukung kunjungan wisatawan

Persiba kembali telan kekalahan di Batakan

Persiba kembali telan kekalahan di Batakan

Pemkab: Perusahaan terancam sanksi tidak terapkan UMK-UMSK di Penajam

Pemkab: Perusahaan terancam sanksi tidak terapkan UMK-UMSK di Penajam

Telkomsel beri kenyamanan digital di Haul Sekumpul Kalsel

Telkomsel beri kenyamanan digital di Haul Sekumpul Kalsel

Top News

  • Dispar Kaltim perkuat destinasi berbasis budaya demi gaet turis Eropa

    Dispar Kaltim perkuat destinasi berbasis budaya demi gaet turis Eropa

    5 jam lalu

  • OIKN mulai bangun kawasan yudikatif-legislatif

    OIKN mulai bangun kawasan yudikatif-legislatif

    9 jam lalu

  • Pasang laut Kaltim 2,8-3,1 meter berpotensi rusak tambak

    Pasang laut Kaltim 2,8-3,1 meter berpotensi rusak tambak

    9 jam lalu

  • Perayaan Tahun Baru 2026 di Samarinda

    Perayaan Tahun Baru 2026 di Samarinda

    1 Januari 2026 01:51

  • Prabowo tiba di Silangit, tinjau jembatan Bailey di Tapanuli Selatan

    Prabowo tiba di Silangit, tinjau jembatan Bailey di Tapanuli Selatan

    31 Desember 2025 12:29

Antara News kaltim
kaltim.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Kaltim
  • Ekonomi & Pariwisata
  • Olahraga
  • English Version
  • Lintas Daerah
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA