Samarinda (ANTARA) -
"Pengumumannya sudah dilakukan di laman disbun.kaltimprov.go.id, sehingga siapa saja bisa melihat kegiatan Disbun Kaltim tahun 2020 ini melalui alamat tersebut kapan saja dan di mana saja," ujar Kepala Disbun Provinsi Kaltim Ujang Rachmad di Samarinda, Minggu.
Sejumlah paket yang diumumkan melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah (LKPP) berbasis laman ini antara lain peningkatan produktivitas perkebunan dengan pagu anggaran Rp849 juta yang kegiatannya tersebar di sejumlah lokasi.
Lokasi kegiatannya meliputi Samarinda, Yogyakarta, Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Paser, Penajam Paser Utara, Balikpapan, Bontang, Mahakam Ulu, Jakarta Pusat dan Surabaya.
Kemudian kegiatan perluasan komoditas perkebunan dengan pagu anggaran total mencapai Rp1,48 miliar yang lokasinya juga di Yogyakarta, Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Paser, Penajam Paser Utara, Balikpapan, Bontang, Mahakam Ulu, Jakarta dan Surabaya.
Selanjutnya, kata Ujang lagi, berupa koordinasi dan konsultasi kelembagaan pemerintah daerah selama 12 bulan dengan nilai Rp194,82 juta yang lokasinya di Balikpapan, Samarinda dan Jakarta Pusat.
Ada pula belanja peralatan listrik dan elektronik seperti lampu pijar dan baterai kering satu paket dengan nilai Rp10 juta, belanja alat tulis kantor satu paket dengan nilai Rp12,85 juta.
Paket lain yang juga telah diumumkan adalah berupa pembinaan, pengawasan dan evaluasi usaha perkebunan satu paket yang lokasinya tersebar di dalam daerah dan di luar daerah Kaltim dengan total pagu senilai Rp477,5 juta.
Sejumlah lokasi sasarannya adalah di Bontang, Samarinda, Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Paser, Penajem Paser Utara, Balikpapan, Mahakam Ulu, Jakarta Pusat, Yogyakarta dan Surabaya.
"Kemudian satu paket kegiatan pengendalian dan pengawasan peredaran benih di Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Paser, Penajem Paser Utara, Jakarta, Mahakam Ulu, Bontang dan Samarinda dengan pagu anggaran total Rp583,45 juta," kata Ujang.
Pewarta: M.GhofarEditor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026