Samarinda (ANTARA Kaltim) - Normansyah terpilih secara aklamasi memimpin Federasi Panjat Tebing Indonesia ( FPTI) Kota Samarinda periode 2017-2022, pada musyawarah kota yang berlangsung di ruang rapat KONI Kaltim, Sabtu.

Normanysah sebelumnya menjabat sebagai ketua harian FPTI Samarinda periode ketua Slamet Prayogo dan diusung oleh 20 klub panjat tebing sebagai peserta muskot tersebut.

Menurut Normansyah, agenda tugas yang akan dilakukannya adalah mempersiapkan atlet panjat tebing Kota Samarinda menghadapi Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) ke- 5 di Kutai Timur.

"Tentu kami berharap atlet panjat tebing Samarinda bisa meraih prestasi emas di Porprov tersebut, dan menjadi yang terbaik di antara kontestan lainnya," jelasnya.

Ia mengakui bahwa dalam kurun beberapa tahun terakhir prestasi atlet panjat tebing Samarinda mulai terjadi penurunan, bahkan telah dilewati oleh Balikpapan yang berhasil meloloskan tiga atletnya masuk dalam pelatnas.

Menurut Norman, kondisi ini menjadi tantangan, dan dirinya siap untuk mengembalikan lagi kejayaan prestasi penjat tebing Samarinda bukan hanya untuk ukuran Kaltim namun juga nasional.

"Pada tahun 2000 -an kita punya sejumlah atlet handal yang selalu menjadi juara nasional, seperti Fauziah Payaq, Eka Bayu Prabowo dan Hasby Assidiq, kita ingin ke depan atlet berprestasi seperti bisa lahir kembali di Samarinda,"jelasnya

Untuk menggiatkan kembali olahraga panjat tebing di Samarinda, Norman berupaya mengajak kembali semua klub yang ada untuk aktif dalam program pembinaan.

Ia juga akan menggandeng sejumlah klub pecinta alam untuk masuk dan ikut ambil bagian dalam sejumlah program yang akan dilaksanakan oleh FPTI kota Samarinda.

"Semua atlet besar lahirnya dari sebuah klub`klub kecil, dan kami ingin semua klub kecil ini serius menjalankan program pembinaannya, bila ada atlet yang punya potensi baru kita salurkan ke pembinaan yang lebih baik,"tegasnya. (*)

Pewarta: Arumanto
: Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026