Dibukanya kembali rute penerbangan Samarinda – Melak ini tentu akan mampu memperkuat konektivitas daerah, memangkas waktu perjalanan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi ke daerah
Sendawar, Kaltim (ANTARA) - Rute penerbangan Samarinda – Melak dan sebaliknya di Provinsi Kalimantan Timur oleh maskapai penerbangan Wings Air yang mulai melayani penerbangan perdana pada 17 Juni 2026 ini, diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
"Dibukanya kembali rute penerbangan Samarinda – Melak ini tentu akan mampu memperkuat konektivitas daerah, memangkas waktu perjalanan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi ke daerah," ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kubar Rita Nursandy di Sendawar, Rabu.
Rita bersyukur karena hampir empat tahun tanpa penerbangan reguler di Bandara Melalan Melak di Kubar, kini rute udara Samarinda - Melak kembali dibuka, sehingga perjalanan darat ke Samarinda yang membutuhkan waktu tempuh sekitar 9 jam, hanya ditempuh 45 menit lewat udara.
Ia menyebut bahwa pembukaan rute ini merupakan hasil komunikasi dan negosiasi panjang dengan pihak maskapai sejak beberapa bulan lalu.
Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, kali ini pemerintah daerah tidak diwajibkan menyediakan dana deposit maupun skema block seat untuk menjamin keterisian penumpang.
“Alhamdulillah Wings Air menyetujui penerbangan ini tanpa meminta deposit. Namun mereka berharap pemerintah turut membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar antusias menggunakan rute ini,” ujarnya.
Dua hari sebelumnya (Senin), saat Rapat Koordinasi Penerbangan Perdana Wings Air Rute Samarinda - Melak, di Kantor Dishub Kubar, Rita menyebut bahwa penerbangan ini akan sangat membantu masyarakat yang memiliki urusan penting, urusan pemerintahan, perizinan, bisnis maupun aktivitas lain yang membutuhkan mobilitas cepat.
Ia pun mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut agar tingkat isian penumpang tetap terjaga, sehingga perputaran ekonomi di di bandara maupun sekitar bandara juga ikut bergerak.
Kehadiran penerbangan langsung ini selain makin memperkuat aksesibilitas daerah, meningkatkan minat investasi juga untuk mendukung pelayanan publik di tengah berkembangnya pembangunan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Andi Muhammad Dhevara, selaku Station Manager Wings Air GHS, mengatakan bahwa rute baru Samarinda - Melak siap dibuka karena tingginya potensi perjalanan dari sektor pemerintahan, kalangan bisnis, pertambangan, perkebunan, hingga mobilitas masyarakat.
Di tahap awal, penerbangan dijadwalkan tiga kali seminggu setiap Senin, Rabu, dan Jumat, sebagai masa uji coba. Berangkat dari Samarinda pukul 09.05 Wita dan tiba pukul 09.50 Wita. Sedangkan penerbangan Melak - Samarinda berangkat pukul 10.15 Wita dan tiba pukul 11.00 Wita.
Harga tiket rute Samarinda - Melak antara Rp922.200 hingga Rp1.034.200. Sementara tarif untuk rute Melak - Samarinda mulai Rp870.200 hingga Rp982.200.
"Pesawat yang digunakan jenis ATR 72 berkapasitas 72 kursi. Namun untuk keberangkatan dari Melak, jumlah penumpang dibatasi sekitar 65 orang karena panjang landasan pacu Bandara Melalan masih sekitar 1.300 meter," katanya.
Pewarta: M.GhofarEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.