Jakarta (ANTARA) - Keberhasilan tim tenis beregu putra dan putri Indonesia meraih medali emas SEA Games 2025 di nomor masing-masing menjadi catatan penting bagi kebangkitan olahraga tenis nasional.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Indonesia (PP Pelti) Nurdin Halid yang menyebut keberhasilan menyapu emas beregu putra dan putri merupakan prestasi strategis cerminan kekuatan kolektif tenis Indonesia.
"Ini adalah kebanggaan Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan tenis nasional berada di jalur yang tepat," kata Nurdin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.
Menurut Nurdin prestasi tersebut tidak hanya menunjukkan keunggulan atlet di lapangan, tetapi juga mencerminkan hasil dari sistem pembinaan yang konsisten dan terarah.
Capaian tersebut juga disambut luas sebagai kebanggaan Indonesia di tingkat regional.
Nurdin meyakini capaian kali ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat dukungan negara terhadap olahraga prestasi.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan federasi olahraga dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.
"Prestasi atlet lahir dari proses panjang. Negara perlu hadir melalui kebijakan, dukungan pembiayaan, serta penyediaan fasilitas yang memadai," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan tersebut membuka peluang besar bagi Indonesia untuk tampil lebih kompetitif di level Asia dan dunia.
Oleh karena itu, PP Pelti akan terus memperkuat pembinaan usia dini, peningkatan kualitas kompetisi nasional, serta pemanfaatan sport science dalam pembinaan atlet.
"Prestasi ini harus menjadi fondasi menuju target yang lebih tinggi, bukan sekadar pencapaian sesaat," kata Nurdin.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan olahraga nasional, khususnya tenis, baik melalui perannya sebagai Ketua Umum PP Pelti maupun Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.
Ia berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dan membawa nama bangsa ke panggung internasional.
"Dua emas beregu ini adalah hasil kerja bersama dan bukti bahwa Indonesia mampu bersaing secara terhormat," ujar Nurdin.
