Pemusatan latihan ini adalah ikhtiar kita bersama untuk mengasah potensi, memantapkan mental, dan menyatukan tekad menuju prestasi juara

Samarinda (ANTARA) - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an ( LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan pemusatan latihan kepada 27 kafilah yang dipersiapkan mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Tingkat Nasional di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2025.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni di Samarinda, Minggu, menjelaskan pemusatan latihan tersebut dilaksanakan di Wisma Pamentas, Jakarta, dengan didampingi sejumlah pendamping profesional.

“Pemusatan latihan ini adalah ikhtiar kita bersama untuk mengasah potensi, memantapkan mental, dan menyatukan tekad menuju prestasi juara,” kata Sri Wahyuni yang juga menjabat Ketua LPTQ Kaltim itu.

Ia menekankan para peserta pemusatan latihan tidak hanya mewakili diri sendiri atau kabupaten dan kota asal, melainkan juga membawa harapan jutaan masyarakat Kaltim.

Oleh karena itu, mereka diharapkan berlatih dengan sungguh-sungguh, baik dari sisi teknis, keilmuan, maupun pembentukan mental dan spiritual.

Kepada para pelatih, Sekda Sri berpesan, agar mencurahkan ilmu dan pengalaman terbaik.

“Bimbing mereka dengan penuh keikhlasan, karena dari tangan-tangan mulia bapak dan ibu-lah para juara akan lahir,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap fokus, disiplin, menjaga kesehatan, dan memanfaatkan setiap waktu latihan untuk meningkatkan kemampuan.

“Terpenting, luruskan niat semata-mata untuk ibadah dan meninggikan kalam Allah. Insyaallah, prestasi terbaik akan diraih,” katanya.

Pemusatan latihan ini berlangsung sejak 8 September hingga 8 Oktober 2025, hasil kerja sama LPTQ Kaltim dengan Yayasan Bina Smart Nusantara.

Sebanyak 27 peserta dari berbagai cabang, mulai qari-qariah, hafiz-hafizah, mufassir-mufassirah, hingga muhaddits-muhadditsah, mengikuti pemusatan latihan, sebagai duta terbaik Provinsi Kaltim.



Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026