Samarinda (ANTARA) - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur memulai pemusatan latihan bagi kafilah yang akan berlaga di MTQ VIII Korpri tingkat nasional pada 2026, sebagai bentuk keseriusan mengejar target juara pada ajang tersebut.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kaltim Sri Wahyuni di Samarinda, Senin, menegaskan pemusatan latihan menjadi "kawah candradimuka" yang tidak hanya fokus penguasaan materi lomba, namun juga pembentukan karakter mereka.
"Training center (pemusatan latihan) ini bukan sekadar mengasah kemampuan tilawah. Ini adalah proses pembentukan karakter yang mencakup kedisiplinan, kekompakan, serta penguatan mental spiritual. Kita ingin kafilah Kaltim tampil unggul secara teknis sekaligus memancarkan nilai-nilai Al Quran dalam setiap penampilannya," ujar dia saat membuka kegiatan itu secara daring.
Ia menjelaskan pembinaan intensif ini di Samarinda dengan melibatkan pelatih-pelatih berpengalaman yang akan mendampingi langsung para peserta di berbagai cabang lomba.
Evaluasi berkala akan dilakukan untuk menutup celah kekurangan dan meningkatkan kualitas performa setiap individu.
Ia meminta kafilah memanfaatkan dengan baik pemusatan latihan itu.
Keterbukaan terhadap kritik dan evaluasi latihan, ujar dia, kunci utama menuju juara.
"Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar maksimal. Target kita bukan sekadar berpartisipasi sebagai pelengkap, tetapi mampu bersaing secara kompetitif dan membawa pulang prestasi terbaik ke Bumi Etam (sebutan Kaltim)," katanya.
Ia juga mengemukakan bahwa kesuksesan di tingkat nasional memerlukan kerja kolektif sehingga sinergi antara peserta, pelatih, dan ofisial menjadi fondasi membawa nama baik daerah melalui ajang tersebut.
"Keberhasilan kafilah adalah hasil kerja tim. Saya menuntut komitmen bersama untuk saling mendukung dan menjaga semangat hingga hari perlombaan tiba," kata Sri Wahyuni yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim tersebut.
Melalui persiapan secara matang ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap kafilah Korpri tidak hanya mengharumkan nama daerah di kancah nasional, tetapi juga merefleksikan sosok aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan religius dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Pewarta: ArumantoEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026