Samarinda (ANTARA) - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur memberikan edukasi mitigasi bencana bagi ratusan pelajar di Kota Samarinda melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS) sebagai upaya membangun budaya siaga masyarakat sejak usia dini.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kaltim Achmad Rasyidi di Samarinda, Senin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya rutin untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya anak usia sekolah.

Kegiatan yang diikuti sekitar 800 peserta ini dipusatkan di Kompleks Pesantren Hidayatullah, Samarinda. Acara ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Ia menegaskan bahwa kegiatan rutin ini bertujuan melindungi hak anak atas keamanan dan keberlangsungan hidup. Program ini juga memastikan siswa memperoleh pendidikan berkualitas yang mencakup pemahaman dasar mengenai potensi bencana di lingkungan sekitar.

Program TMS sendiri merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Pusat pada Apel Siaga Bencana di Cibubur, Jakarta Timur. Instruksi tersebut mewajibkan Kementerian Sosial bersama instansi terkait untuk memberikan pelatihan kesiapsiagaan secara rutin di sekolah-sekolah.

Materi yang diberikan meliputi pemetaan jalur evakuasi, simulasi perlindungan diri saat terjadi gempa, banjir, maupun kebakaran, hingga pengenalan logistik kebencanaan.

Selain edukasi, rangkaian HUT ke-22 Tagana juga diisi dengan berbagai aksi sosial, mulai dari kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, fogging, apel siaga, hingga simulasi kebencanaan dan penyediaan dapur umum lapangan.

Rasyidi menambahkan, tema HUT Tagana tahun ini menekankan pentingnya memperkuat sinergi menghadapi tantangan bencana yang kian kompleks akibat perubahan iklim.

"Tagana adalah bagian dari Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS). Meski mereka relawan, dedikasinya sangat tinggi, hadir paling cepat, bekerja paling keras, dan pulang paling akhir,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rasyidi juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Tagana yang telah menjalankan tugas kemanusiaan di wilayah Kalimantan Timur.



Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026