Balikpapan (ANTARA) - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan kekompakan seluruh pihak menjadi faktor utama suksesnya penyelenggaraan peringatan Hari Ulang Tahun ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Kota Balikpapan.
“Kalau kerja seiring sejalan, semua kerja akan semakin ringan,” kata Rahmad saat memberikan sambutan pada penutupan HUT ke-45 Dekranas di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Jumat (11/7).
Dia mengapresiasi kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, yang dinilainya memberikan inspirasi dan inovasi dalam pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.
Rahmad menyebutkan keberhasilan penyelenggaraan HUT Dekranas adalah hasil sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota, serta dukungan penuh dari masyarakat dan pelaku UMKM.
Menurutnya, para perajin dan pelaku usaha kecil merupakan bintang utama dalam kegiatan ini karena turut memberi warna dan semangat dalam upaya mengangkat potensi ekonomi kerakyatan.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana, khususnya dari lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan yang dipimpin Sekretaris Daerah serta Gubernur Kalimantan Timur beserta jajaran, yang selama ini terus memberikan perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan nasional di daerah.
Ditegaskannya bahwa kolaborasi dan kekompakan lintas sektor menjadi modal sosial penting yang akan terus dijaga dan diperkuat ke depan.
"Suksesnya penyelenggaraan peringatan Hari Ulang Tahun ke-45 Dewan Kerajinan Nasional merupakan dukungan semua pihak. Saya mohon maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan kegiatan," katanya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Balikpapan yang turut menjaga ketertiban dan mendukung kesuksesan acara Dekranas di Kota Balikpapan.
Wali kota Balikpapan Rahmad Mas'ud berharap pembangunan di Kota Balikpapan tetap menjadi prioritas Provinsi Kalimantan Timur, mengingat peran kota sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Pentingnya perwakilan Kalimantan Timur di tingkat pemerintahan pusat, agar kepentingan pembangunan daerah lebih terakomodasi secara adil," ujarnya. (Adv).
