Kota Balikpapan (ANTARA) - Puncak arus keberangkatan lewat Bandara Sepinggan menjelang libur Natal dan Tahun Baru diperkirakan akan terjadi pada 21 Desember 2024.
“Kami perhitungkan jumlah penumpang pada H-4 atau empat hari sebelum Natal 2025, akan mencapai 17.613 orang,” kata Chief Executive Officer (CEO) Region VI PT Angkasa Pura Indonesia Handy Heryudhitiawan di Balikpapan, Rabu.
Perhitungan tersebut antara lain berdasar jumlah penerbangan yang disediakan maskapai penerbangan.
Untuk arus balik atau kedatangan kembali lewat Bandara Sepinggan diperhitungkan akan mencapai puncaknya pada H+3 atau tanggal 4 Januari 2025, dengan jumlah penumpang 17.893 penumpang.
Menurut Handy, pada Natal dan Tahun Baru kali ini, pihaknya juga mengharapkan pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 8 persen atau hingga 287.500 orang dari 5 persen atau mencapai 2.585 penerbangan dibandingkan jumlah penumpang dan penerbangan akhir tahun 2023 lampau. Ketika itu, Bandara Sepinggan melayani 2.455 penerbangan dan 266.248 penumpang.
Ada pun kota atau bandara tujuan keberangkatan dalam periode ini terutama kota-kota besar di Jawa seperti Jakarta dan Surabaya.
Sebelumnya CEO Angkasa Pura Indonesia Handy Heryudhitiawan meresmikan pos terpadu pemantauan Natal dan Tahun Baru di teras Terminal Keberangkatan Bandara Sepinggan. Pos ini melibatkan 304 personel, masing-masinbg dari tim internal PT Angkasa Pura Indonesia, otoritas bandara, maskapai penerbangan, agen ground handling hingga aparat keamanan dari Polsek Bandara Sepinggan dan prajurit TNI AU dari Lanud Dhomber.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan pos ini,” kata Handy yang sebelumnya pernah menjabat sebagai GM Bandara Sepinggan antara tahun 2015-2018.
Handy menambahkan Pos Natal dan Tahun Baru akan beroperasi selama 19 hari, dari 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 untuk mendukung pengawasan, pelaporan, dan pengendalian operasional bandara selama masa lonjakan penumpang tersebut.