Balikpapan (ANTARA Kaltim) - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Irjen Pol Dicky D Atotoy memimpin serah terima jabatan enam Kapolres di Mapolda Kaltim Balikpapan, Jumat.
Jabatan Kapolres yang melaksanakan sertijab adalah Kapolresta Samarinda, Kapolres Balikpapan, Kapolres Nunukan, Kapolres Penajam Paser Utara (PPU), Kapolres Tarakan dan Kapolres Kutai Timur (Kutim).
Kapolresta Samarinda diserahterimakan dari Kombes Pol Arief Prapto Santoso kepada Kombes Pol Wisnu Sutirta yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kaltim.
Sedangkan abatan Kabid Humas diisi oleh Kombes Pol Fajar Setiawan sebelumnya menjabat Gadik Utama Akademi Kepolisian (Akpol)
Kapolres Balikpapan diserahterimakan dari AKBP Sabar Supriyono kepada AKBP Andi Aziz Nazar yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Binlatops RO Ops Polda Kaltim.
Kemudian Kapolres Nunukan dari pejabat lama AKBP Achmad Suyadi diserahkan kepada AKBP Robert Silindur Pangaribuan, dimana sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit II Dit Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Kepulauan Riau (Kepri).
Selanjutnya, Kapolres PPU diserahterimakan dari pejabat lama AKBP Sugeng Utomo kepada pejabat baru AKPB Joudy AA Mailoor, di mana sebelumnya Joudy menjabat sebagai Kasubdit II Intelkam Polda Kaltim.
Kapolres Tarakan diserahterimakan dari AKBP Desman Tarigan kepada AKBP Syarief Rahman, di mana Syarief sebelumnya menjabat Kasat PJR Dit Lantas Polda Kaltim.
Sedangkan Kapolres Kutim diserahkan dari pejabat lama AKBP Budi Santoso kepada pejabat yang baru AKBP Edgar Diponegoro, Edgar sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit III Dit Reskrimsus Polda Kaltim.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Dicky D Atotoy mengatakan semua jabatan baru yang diserahterimakan tersebut merupakan jabatan yang strategis yang memiliki peran peran penting dan krusial dalam memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan di Polda Kaltim.
"Oleh karena itu, kepada para pejabat yang baru saja melaksanakan serah terima jabatan hendaknya dapat mempertanggungjawabkan jabatan tersebut," kata Dicky.
Dengan etika moral yang mampu mengimplementasikan dan mengaplikasikan visi dan misi Polri baik pada aspek instrumental struktural maupun kultural, katanya. (*)
