Bupati Rita Minta Kukar Lebih Diperhatikan

Bupati Kukar Rita Widyasari saat menyampaikan pemaparan pembangunan Kukar saat Musrenbang di Lamin Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (3/4). (Hayru Abdi/ANTARA Kaltim)

Berita Terkait
Tenggarong (ANTARA Kaltim) - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari meminta agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur lebih memberikan perhatian terhadap kabupaten yang dipimpinnya, khususnya di bidang infrastruktur.

Hal tersebut disampaikannya pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) tahun 2014 dengan tema "Penguatan Daya Saing Ekonomi Daerah Berbasis Sumber Daya Terbarukan di Dukung Peningkatan Manajemen Sumber Daya Aparatur", yang dibuka Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak yang berlangsung di Lamin Etam Samarinda, Rabu (3/4).

Dalam pemaparannya, Pemkab Kukar memerlukan dukungan dari pemerintah provinsi Kaltim melalui APBD Provinsi 2014 untuk pembangunan dan peningkatan beberapa sarana, di antaranya jalan poros Loa Janan menuju Tenggarong, jalan Jongkang menuju jalan Jakarta Samarinda Karang Paci sepanjang 12 km, pembangunan jalan Sakak Lotoq menuju Simpang Abit Kahala dan Kota Bangun, jalan Sangasanga-Muara Jawa sepanjang 41 km, dan pembangunan jembatan Sangasanga Muara ke Anggana.

"Dengan banyaknya jalan rusak yang ada di Kukar banyak masyarakat beranggapan, itu adalah jalan Kukar tapi sebenarnya itu adalah jalan Provinsi," ujar Rita. 

Untuk itu dia meminta kepada pihak Provinsi Kaltim agar Kabupaten Kukar bisa lebih diperhatikan dan jangan dianaktirikan dalam pembangunan.

Ia juga berharap agar jembatan Martadipura dan jembatan Pela  di Kota Bangun, serta ruas jalan  pendukungnya bisa dipercepat pembangunannya, demi kelancaran pembangunan di Kukar dan bisa meratanya pembangunan di wilayah hulu Mahakam agar bisa dijangkau melalui jalan darat.

Rita juga mengatakan pihaknya telah memperbaiki jalan yang merupakan tanggungan Pemkab Kukar, di antaranya jalan di kecamatan Kota Bangun yang kini telah mulus. Namun, jalan yang menjadi tanggungan pusat masih rusak.

"Jalan tanggungan kita sudah diperbaiki, tapi jalan pusat masih rusak, jadi 'ngga nyambung," ungkapnya.

Selanjutnya Rita juga melaporkan bahwa pembangunan jembatan Kutai Kartanegara sebagai pengganti jembatan yang ambruk, yang dananya bersumber dari APBD Kabupaten Kukar yakni Rp301 Miliar dan APBD Provinsi Kaltim Rp50 Miliar, pelaksanaan telah sampai pada proses penandatanganan kontrak dan direncanakan Ground Breaking pada tanggal 10 April 2013.

Untuk dikeahui Musrenbang tersebut dihadiri oleh Bupati, Walikota, Kepala SKPD se-Kaltim  dan Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Kementerian Keuangan Marwanto Harjowiryono, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman, Ketua DPRD Kaltim H Mukmin Faisyal, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Toto Adi Kuncoro, Wakil Gubernur Farid Wadjdy dan Sekprov Kaltim Irianto Lambrie. (*)

Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarakaltim.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar