Tanjung Redeb (ANTARA News Kaltim) - Kirab Budaya menyemarakkan peringatan hari jadi Kabupaten Berau ke-59 dan Kota Tanjung Redeb ke-202, Rabu (12/9), di Jalan Protokol APT Pranoto Tanjung Redeb Kabupaten Berau.
Kirab yang digelar Pemkab Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, menampilkan beraneka ragam budaya yang tumbuh dan berkembang di Bumi Batiwakkal.
"menjelang puncak hari jadi yang merupakan kalender tahunan, panitia penyelenggara menggelar kirab budaya," kata Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Dra Hj Rohaini MM.
Kirab Budaya yang dilepas Bupati Berau, Drs H Makmur HAPK MM, itu tidak hanya diramaikan "drum band" dari beberapa sekolah, tetapi juga diramaikan oleh beberapa paguyuban, adat, kesenian serta budaya dari berbagai suku.
Semua atraksi dan kesenian yang disajikan itu membuat warga yang menyaksikan hiburan tersebut terpukau, satu persatu peserta Kirab Budaya diperhatikan tanpa terlewatkan.
Sejumlah seni dan budaya ikut tampil meramaikan Kirab Budaya tersebut di antaranya dari Kesultanan Gunung Tabur, kesultanan Sambaliung, kesenian Dayak, Bali, Nusa Tenggara Barat (MTB), Batak, Minang, Batak, reog Ponorogo, hingga barongsai, kesenian khas warga keturunan China.
Sebelum melanjutkan keliling Kota Tanjung Redeb, masing-masing peserta Kirab Budaya ini memperagakan kebolehannya di hadapan para pejabat yang hadir duduk di kursi undangan, tepatnya di depan Masjid Agung Baitul Hikmah.
Semua kesenian yang ditampilkan tersebut tidak hanya mendapat respons, tetapi juga mengundang gelak tawa para tamu dan undangan.
Sejumlah warga berharap kegiatan ini tidak hanya diselenggarakan pada saat peringatan harjad Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb saja, tetapi pada momen-momen penting lainnya juga perlu digelar, agar hubungan antar suku dan etnis di Kabupaten Berau semakin harmonis. (*)
