"Persiapan sudah cukup baik, saya kira sudah mencapai 90 persen," ujar Asisten III Setkab Kukar HM Syafruddin HS, saat ditemui usai menyaksikan geladi bersih pembukaan Erau 2012 di Stadion Rondong Demang Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Kamis.
Menurut dia, kesiapan Erau hanya tinggal pemantapan saja, di antaranya termasuk penyelesaian akhir tenda Expo maupun panggung kehormatan, serta kebersihan tempat-tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan agenda pariwisata tahunan di Kota Raja Tenggarong.
Syafruddin juga berharap pada pelaksanaannya nanti, semua kegiatan Erau terlaksana dengan lancar dan baik, sehingga tujuan Erau sebagai pelestari adat, seni dan budaya, serta sebagai daerah tujuan pariwisata
bisa meningkatkan kunjungan ke Kutai Kartanegara.
Kepada masyarakat Tenggarong dan sekitarnya dirinya juga mengimbau agar menjadi tuan rumah yang baik.
Ia juga mengajak semua orang agar turut menyaksikan semua kegiatan Erau, yang syarat akan kultur masyarakat sehingga menarik untuk disaksikan.
"Jangan lupa kalau meninggalkan rumah perhatikan keamanan, jangan sampai pas asik menyaksikan kegiatan Erau rumah kemalingan apalagi kebakaran," imbaunya.
Sementara pada geladi bersih yang berjalan lancar meski hujan rintik tersebut, dilaksanakan seluruh rangkaian pembukaan, di antaranya yaitu tari massal yang berjudul Semarak Budaya Erau Kutai Kartanegara dengan durasi 22 menit.
Tari massal yang didukung 400 penari dari kalangan pemuda, pelajar dan mahasiswa tersebut telah menjalani latihan selama 1 bulan.
Tari massal itu berisi 5 jenis tarian, yaitu pertama tarian umbul-umbul yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan, tarian kedua Tari Prajurit yang melambangkan kekuatan dan keperkasaan, ketiga tari Pasembahan, keempat Tari Ladang yang melambangkan Kesuburan, dan kelima Tari Behempas Penjalin atau rotan merupakan olahraga traisional di Kukar.
Sebelumnya, pada Rabu (27/6), Bupati Kukar Rita Widyasari juga sempat menyaksikan geladi kotor pembukan Erau di tempat yang sama. (*)
Pewarta: Hayru AbdiEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.