Samarinda (ANTARA News - Kaltim) - PT Pustaka Spirit menjadi penerbit pertama dari Samarinda, Kalimantan Timur yang “go national” dengan meluncurkan tiga buku sekaligus dalam acara bertajuk  “A Tribute to Sumohadi Marsis”.

Acara  ini akan dilangsungkan di Auditorium Utama Universitas Tarumanagara, Jakarta, 29 Oktober 2011. Ketiga buku yang diluncurkan adalah Kritik Olahraga Sumohadi Marsis, Kumpulan Esei Olahraga Hendry Ch. Bangun, dan Markonah binti Marjunet—kumpulan cerpen cerpenis nasional Aba Mardjani.

Acara peluncuran buku ini menurut rencana akan dihadiri tokoh-tokoh dunia olahraga, para atlet mantan atlet internasional,  pimpinan media massa, selebriti, para wartawan olahraga, dan mahasiswa. 

Direktur Utama PT Pustaka Spirit, Syamsul Bachri mengatakan, peluncuran buku ini pertama-tama adalah untuk memberikan penghargaan kepada Sumohadi Marsis, wartawan senior yang sangat banyak memberikan kontribusi bagi dunia media massa dan olahraga di Tanah Air, dan sampai usia 67 tahun sekarang ini masih produktif menulis. Juga penghargaan bagi wartawan senior lainnya,

Hendry Ch. Bangun, Wakil Pemred. HU Warta Kota dan Sekjen PWI Pusat; serta kepada Aba Mardjani yang karya-karyanya  berulangkali memenangkan penghargaan, di antaranya masuk dalam Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas.

Acara  “A Tribute to Sumohadi Marsis  selain merupakan   langkah istimewa  PT Pustaka Spirit dari Samarinda untuk berkiprah di tingkat nasional, juga  diharapkan akan menjadi ajang silaturahmi wartawan olahraga, re-thingking profesionalitaswartawan olahraga dalam menghadapi perkembangan zaman, serta melahirkan pemikiran-pemikiran inovatif menyangkut liputan olahraga yang pada akhirnya menjadi bagian penting kemajuan bangsa.

Sementara itu pimpinan Spirit Group—yang menaungi Pustaka Spirit  Sudarsono Gunawan mengatakan, langkah “go national” ini adalah untuk mempertegas kontribusi Pustaka Spirit dalam turut menceraskan bangsa melalui penerbitan buku-buku bermutu. “Bagi saya yang membanggakan adalah, semua buku Pustaka Spirit memiliki korelasi dengan kepentingan upaya mencerdaskan masyarakat Kaltim. Semua buku Pustaka Spirit memiliki manfaat besar bagi masyarakat Kaltim. Pada titik ini pula pentingnya bagi Pustaka Spirit melakukan ‘go national’,” katanya.

Dalam “A Tribute to Sumohadi Marsis” ini, sebelum diskusi buku mulai, akan dilakukan penyerahan ketiga buku secara simbolik kepada perpustakaan-perpustakaan daerah di seluruh Tanah Air dan Perpustakaan Nasional. Untuk Perpustakaan  Kaltim, ketiga buku tersebut  rencananya akan diterima langsung oleh Kepala Badan Perpustakaan  Kaltim, Drs. Syafruddin Pernyata, MM.

Kerjasama dengan Korrie

Pustaka Spirit juga bekerjasama dengan sastrawan internasional asal Kaltim, Korrie Layun Rampan, untuk menerbitkan buku-buku sastra. Saat ini sudah 60 buku karya Korrie yang sudah siap dipasarkan, berupa novel, kumpulan cerpen, cerita rakyat, kumpulan puisi, analisa karya sastra, tokoh-tokoh novelis Indonesia, dan sebagainya.

“Ini juga bagian dari komitmen kami untuk turut serta membangun Kaltim dari sisi sastra dan budaya. Kami berharap, kreatifitas Pak Korrie ini dapat mendorong gairah sastrawan Kaltim lainnya untuk terus berkarya,” kata Syamsul Bachri.

Pustaka Spirit memiliki impian, sambung Syamsul, ingin menjadi penerbit yang mampu memunculkan semua sisi lokalitas yang ada di Kaltim, melalui buku. “Hingga, bila orang ingin melihat Kaltim dari berbagai sisi secara utuh, mereka bisa menghubungi Pustaka Spirit. Pustaka Spirit juga akan menjadi pusat dokumentasi dari segala dinamika kehidupan yang ada di Kaltim.




Editor : Iskandar Zulkarnaen

COPYRIGHT © ANTARA 2026