Samarinda (ANTARA Kaltim) - Anggota Komisi II DPRD Kaltim Rusman Ya'qub mengatakan bila ditangani dan dikelola dengan baik maka Perusahaan Daerah (Perusda) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dapat berkontribusi meningkatkan APBD Kaltim melalui pendapatan asli daerah (PAD). 

Apalagi disaat kondisi APBD Kaltim yang terus turun dan dalam kondisi yang memprihatinkan,  perusda diharapkan dapat terus berenovasi menghasilkan PAD.

Rusman menilai, potensi perusda di Kaltim untuk meningkatkan PAD sebenarnya cukup besar.  Salah satu contohnya, Kaltim memiliki lahan perkebunan sawit yang luas, yang bisa dikelola perusda. 

"Namun, agar dapat memberikan keuntungan dengan PAD, Perusda harus ditangani dan dikelola secara  profesional. Begitu juga dengan modal usaha yang memadai," kata Politikus PPP ini.

Dengan pemberian modal usaha melalui APBD , Rusman berharap ditahun-tahun mendatang tidak ada lagi perusda yang hanya membebani APBD. Tapi harus lebih menghasilkan. Sehingga modal yang diberikan pemerintah tidak hanya untuk biaya operasional, namun dapat menghasilkan keuntungan.

Jika masih ada perusda yang belum dapat menghasilkan, Rusman mengusulkan agar perusda-perusda tersebut ditutup atau dimerger saja.

"Untuk apa ada perusda jika hanya terus membebani APBD dan tidak menghasilkan," kritiknya. (Humas DPRD kaltim/adv)





Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026