Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak sekadar menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat pengamalan nilai-nilai dasar negara dalam kehidupan sehari-hari.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan peringatan tersebut merupakan upaya bersama untuk terus mengingatkan komitmen bangsa terhadap Pancasila sebagai dasar negara yang wajib dijaga.
"Pancasila bukan sekadar untuk diingat, tetapi yang lebih penting adalah menerapkan sila-sila Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata Sri Wahyuni usai memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Gedung Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Kamis.
Upacara peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Agenda khidmat tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, unsur Forkopimda Kaltim, kepala perangkat daerah, jajaran TNI/Polri, Satpol PP, mahasiswa, serta pelajar.
Dalam prosesi upacara, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud membacakan ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang menegaskan tekad bersama untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan kebersamaan.
"Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Hasanuddin.
Sri Wahyuni kembali menambahkan pengamalan nilai-nilai Pancasila merupakan tanggung jawab kolektif antara pemerintah dan masyarakat.
"Sinergi ini dinilai penting agar semangat persatuan dan kebersamaan dapat terus terjaga di tengah keberagaman bangsa," ujarnya.
Pada akhir rangkaian kegiatan upacara tersebut, Pemprov Kaltim menyerahkan apresiasi berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp20 juta kepada dua putra-putri terbaik daerah yang sukses menjadi bagian dari Paskibraka Nasional Tahun 2026.
Kedua pemuda berprestasi tersebut adalah Gus Luthfy Azka Naraya dan Julita Rista Lestari. Keduanya merupakan perwakilan Kaltim yang bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, 17 Agustus 2026.
Menurut Sri Wahyuni, pemberian apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan nyata atas prestasi dan kontribusi mereka dalam mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional, sekaligus menjadi stimulus motivasi bagi generasi muda lainnya di Benua Etam
Pewarta: ArumantoEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.