Samarinda (ANTARA Kaltim) - Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur akan mengkarantina puluhan peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, untuk ditingkatkan kemampuannya agar bisa bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.

"Pada 25-29 Mei lalu, kami menggelar O2SN tingkat Kaltim mulai jenjang SD hingga SMA. Para juara pertama dalam lomba itulah yang akan mengikuti pemusatan latihan agar semakin siap menghadapi O2SN tingkat nasional," kata Kabid Pembinaan SMP dan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim Deslan Nispayani di Samarinda, Kamis.

Puluhan siswa SMP-SMA yang akan dikarantina tersebut, adalah mereka yang berhasil mendapat medali emas tingkat Kaltim pada masing-masing cabang olahraga yang totalnya sebanyak sembilan cabang olahraga.

Kesembilan cabang olahraga itu adalah bulu tangkis, atletik, renang, pencak silat, karate, tenis meja, bola voli, catur, dan basket. Semua juara akan menjalani pemusatan pelatihan di sejumlah tempat fasilitas olahraga yang tersebar di Samarinda.

Menurutnya, para peserta dari kabupaten/kota di Kaltim akan datang di Samarinda pada 27 Juli. Kemudian pada 28 Juli mulai dikarantina hingga mereka berangkat mengikuti O2SN tingkat nasional di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 2 Agustus 2015.

Dia meyakini dari sejumlah cabang olahraga yang diikuti Kaltim baik di jenjang SMP maupun SMA, ada beberapa cabang olahraga yang berpotensi meraih medali.

Apalagi, selama ini selalu ada siswa dari Kaltim yang berhasil meraih medali O2SN di tingkat nasional, baik medali emas, perak, maupun perunggu.

Menurut Deslan, olimpiade olahraga ini memiliki banyak tujuan, seperti untuk meningkatkan kecintaan dan apresiasi siswa terhadap bidang olahraga, meningkatkan kecakapan kolaboratif dan kooperatif, meningkatkan kesehatan jasmani, dan menciptakan kondisi kompetitif secara sehat.

Tujuan lainnya adalah melatih sportivitas dan tanggung jawab, untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang olahraga, sehingga mampu meraih prestasi setinggi-tingginya tidak hanya pada tataran nasional, tetapi diharapkan hingga prestasi dunia.

O2SN juga merupakan kegiatan yang dapat menegakkan pendidikan karakter untuk meningkatkan nasionalisme peserta, karena ketika mereka saling bertemu akan memberikan kesadaran NKRI yang semakin kuat, sehingga menjadi jati diri yang baik sebagai bangsa Indonesia. (*)

Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026