203 kader kelompok kerja (pokja) ini berasal dari Pokja I, II, dan III TP PKK tingkat kecamatan se- Kabupaten Kukar. Pelatihan digelar Jumat, dua hari lalu
Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Kutai Kartanegara (TP PKK Kukar), Kalimantan Timur mencetak 203 kader untuk mewujudkan keluarga harmonis, sehat, produktif, dan mandiri, melalui peningkatan kapasitas sesuai tugas dan fungsi kelompok kerja.
"203 kader kelompok kerja (pokja) ini berasal dari Pokja I, II, dan III TP PKK tingkat kecamatan se- Kabupaten Kukar. Pelatihan digelar Jumat, dua hari lalu," kata Wakil Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga PKK Kukar Fety Puja Amelia Rendi Solihin di Tenggarong, Minggu.
Ia menyebut pelatihan sebagai langkah penting dalam memperkuat kualitas sumber daya kader PKK agar makin siap menjalankan program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan keluarga, pendidikan karakter, kesehatan, hingga penguatan ekonomi keluarga.
Kader PKK, kata dia, merupakan ujung tombak di tengah masyarakat, sehingga mereka memiliki peran besar dalam membangun keluarga yang harmonis, mandiri, sehat, dan produktif sesuai dengan pokja.
Dia menyebut Pokja I memiliki kewenangan memperkuat pembinaan karakter dan ketahanan keluarga, Pokja II bertugas meningkatkan pendidikan dan keterampilan keluarga, termasuk penguatan ekonomi kreatif dan UMKM.
"Sedangkan Pokja III merupakan agen yang menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pangan keluarga, sandang, serta tata laksana rumah tangga yang sehat dan berkualitas," kata Fety.
Pada saat ini, lanjut ia, kader PKK dituntut makin adaptif, kreatif, dan mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.
"Oleh karena itu, peningkatan kapasitas seperti ini sangat penting agar seluruh kader memiliki wawasan, keterampilan, dan semangat baru dalam menjalankan program kerja," katanya.
Pelatihan yang dilakukan tiap tahun, kata dia, menjadi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kapasitas diri maupun kelompok, bertukar pengalaman, dan memperkuat sinergi antarkader.
"Kader PKK harus mampu membangun keluarga yang kuat, meningkatkan ekonomi masyarakat, dan menciptakan lingkungan yang sejahtera demi kemajuan daerah. Kami juga ingin PKK turut membangun ketahanan keluarga," katanya.
Pewarta: M.GhofarEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026