Balikpapan (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit V (PPN RU V) Balikpapan mencatat menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) lebih dari Rp1 miliar juga 5,5 ton beras selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah lalu.
Zakat, infak, dan sedekah tersebut dikumpulkan melalui Badan Dakwah Islamiyah (BDI) dan Baituzzakah Pertamina (BAZMA).
“Momentum Ramadan dan Idul Fitri menjadi pengingat bagi kami untuk terus berbagi dan memperkuat solidaritas,” kata Humas PPN RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, Selasa.
Dodi merincikan, penghimpunan ZIS melibatkan 23 masjid dan musala di lingkungan operasional Pertamina, di mana ada seluruhnya 6.540 muzaki (pembayar atau wajib zakat).
Dana yang terkumpul berasal dari zakat fitrah, zakat maal (zakat harta), fidyah (sedekah wajib pengganti puasa bagi yang berhalangan puasa saat Ramadan), serta infak dan sedekah para pekerja dan jemaah.
Secara rinci, zakat maal menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp821 juta, disusul zakat fitrah Rp162 juta, infak dan sedekah Rp53 juta, serta fidyah Rp18,4 juta. Penyaluran ZIS menjangkau 3.393 mustahik di wilayah sekitar operasional kilang.
Selain penghimpunan ZIS, BAZMA RU Balikpapan juga menyalurkan 900 paket bahan pangan senilai Rp225 juta untuk masyarakat kurang mampu serta 1.500 paket bahan pangan dari para muzaki senilai Rp375 juta.
Dukungan lainnya mencakup bantuan operasional masjid dan kegiatan syiar Islam sebesar Rp323 juta.
Dodi menegaskan, Pertamina memastikan seluruh amanah muzaki disalurkan tepat sasaran agar manfaat Ramadan dan Idul Fitri dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Program sosial ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat hubungan dengan warga sekitar kilang.
Pada kesempatan terpisah Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengapresiasi semangat berbagi yang ditunjukkan masyarakat dan pekerja Pertamina. Ia menilai partisipasi zakat dan infak menjadi bentuk kepedulian sosial yang perlu terus diperkuat.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang mengisi Ramadan dengan semangat berbagi kepada sesama,” demikian Wakil Wali Kota Bagus. ***
