Samarinda (ANTARA) - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur melakukan penguatan kapasitas personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) sebagai garda terdepan penanganan kondisi gawat darurat bertepatan dengan HUT Ke-22 Tagana di daerah setempat.

"Hari ini adalah momen HUT ke-22 tahun Tagana, yang artinya selama itu mereka mengabdi untuk ketangguhan negeri, sehingga kami bertekad terus memperkuat tim siaga ini," kata Kepala Dinsos Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda, Selasa.

Upaya penguatan sumber daya manusia ini, ujar dia, diwujudkan melalui pelatihan manajemen penanggulangan bencana komprehensif mulai dari operasional dapur umum hingga tata kelola tempat pengungsian.

Ia mengatakan salah satu upaya peningkatan keterampilan penanganan sosial dalam kebencanaan, yakni pelaksanaan pelatihan pembuatan kamp penampungan pengungsi yang layak dan berkesinambungan.

Ia menekankan pendataan awal yang akurat menjadi kunci yang wajib dilakukan Tagana dalam mempersiapkan lokasi penampungan berstandar dan bebas dari ancaman penyakit bagi masyarakat terdampak.

Pihaknya senantiasa mengedepankan prinsip nondiskriminasi dalam memberikan pelayanan dengan memperhatikan kondisi khusus kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

"Standar pelayanan di tempat pengungsian ini juga disiapkan secara matang guna mengantisipasi potensi gesekan budaya," ujar dia.

Selain kemampuan teknis manajerial dan logistik, Dinsos Kaltim membekali anggota Tagana dengan keterampilan khusus untuk memberikan layanan dukungan psikososial pasca-bencana.

Pemulihan mental korban, kata dia, menjadi fokus karena masyarakat sering kali rentan mengalami trauma, depresi, dan gangguan kejiwaan setelah tertimpa musibah.

Layanan psikososial mencakup intervensi mendalam terhadap psikis dan pemahaman diri korban yang terhubung erat dengan pemulihan tatanan nilai sosial mereka di masyarakat.

"Pelatihan penguatan selalu dilaksanakan secara kolaborasi dengan melibatkan puluhan peserta tangguh dari berbagai unsur, seperti Tagana, Palang Merah Indonesia, BPBD, dan Karang Taruna," demikian Andi.

Baca juga: Dinsos Kaltim beri ketrampilan Tagana pulihkan depresi korban bencana



Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026