Penajam Paser Utara (ANTARA) - PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) melakukan pengeboran pengembangan dua sumur migas sisipan (infill) di Lapangan Kerindingan, lepas pantai Selat Makassar, Kalimantan Timur, sejak Februari hingga Maret 2026.
"Sumur migas infill merupakan sumur tambahan yang dibor di antara sumur migas yang sudah ada," ujar Manajer Umum atau General Manager (GM) PHKT, Darmapala di Penajam, Kaltim, Rabu.
Sumur sisipan merupakan sumur tambahan yang dibor di antara sumur-sumur yang telah ada untuk meningkatkan perolehan cadangan dan mengoptimalkan produksi dari reservoir yang masih memiliki potensi.
Konsep pengembangan difokuskan untuk memproduksi cadangan di puncak struktur yang belum dapat dimonetisasi melalui sumur yang ada (existing).
Rencana pengeboran dua sumur infill ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan pengeboran sebelumnya, jelasnya.
"Pengembangan lapangan dilakukan secara bertahap, tercatat 34 sumur migas telah dibor dengan capaian produksi kumulatif yang signifikan," tambahnya.
Baca juga: Bupati Kukar ajak SKK Migas gandeng perusda salurkan bahan bakar
Pengeboran sumur migas sisipan juga memastikan pemanfaatan cadangan migas dilakukan secara optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja dan efisiensi operasional.
Lapangan Kerindingan merupakan salah satu lapangan lepas pantai yang berada di wilayah Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU) PHKT. Total ad 14 lapangan yang dikelola PHKT.
Lapangan ini ditemukan melalui pengeboran sumur eksplorasi KER-1 pada tahun 1972 dan mulai berproduksi sejak 1976. Sejak saat itu, pengembangan lapangan terus dilakukan secara bertahap. Hingga Juli 2025, tercatat sebanyak 34 sumur telah dibor dengan capaian produksi kumulatif yang signifikan.
Darmapala menyatakan kegiatan pengeboran di Lapangan Kerindingan tersebut juga menjadi bagian dari strategi PHKT menjaga keberlanjutan operasi lapangan migas yang telah berproduksi selama puluhan tahun.
Program pengeboran sumur migas infill diharapkan mampu memicu peningkatan produksi, sekaligus mempertahankan kontribusi Lapangan Kerindingan terhadap kinerja perusahaan pada 2026, demikian Darmapala.
Baca juga: Pertamina imbau masyarakat tidak "panic buying" dan timbun BBM
