Sekretariat BUMDes berperan penting dalam mendukung operasional dan meningkatkan efektivitas dalam menjalankan kegiatan usaha

Berau, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, memperkuat lembaga badan usaha milik desa (BUMDes) melalui keberadaan gedung sekretariat, agar lembaga ekonomi itu mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi desa.

"Sekretariat BUMDes berperan penting dalam mendukung operasional dan meningkatkan efektivitas dalam menjalankan kegiatan usaha," ujar Sekretaris Kabupaten Berau Muhammad Said di Tanjung Redeb, Berau, Kaltim, Senin.

Untuk untuk setiap BUMDes/ badan usaha milik kampung (BUMKam) hendaknya memiliki sekretariat, sehingga bisa dengan mudah mengelola administrasi, mendukung kegiatan teknis usaha, mengoordinasikan kegiatan antara pengurus dengan pihak terkait, mengurus keuangan BUMDes, dan lainnya.

Ia menyatakan sekretariat BUMKam diharapkan dapat menjadi pusat pengelolaan usaha kampung yang profesional, transparan, dan berkelanjutan, sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi lokal, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan kampung.

Dari 100 kampung (desa) yang tersebar di Berau, 99 kampung telah memiliki BUMkam, meski belum semua menghasilkan pendapatan asli kampung (PAK).

Sebelumnya, saat meresmikan Sekretariat BUMKam dan Jembatan Usaha Tani di Kampung Pegat Bukur, Kecamatan Sambaliung, Jumat (6/2/2026), Said mengatakan peresmian infrastruktur itu untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi kampung dan antarkampung.

"Peresmian prasarana penting tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemda bersama pemerintah kampung dalam mendorong penguatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pengembangan usaha kampung," katanya.

Jembatan usaha tani, lanjutnya, memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas pertanian masyarakat, karena keberadaannya dapat memperlancar akses transportasi hasil pertanian, menekan biaya produksi, mempercepat distribusi, serta meningkatkan nilai ekonomi komoditas pertanian yang dihasilkan oleh para petani Kampung Pegat Bukur.

Ia jua mengingatkan kepada semua pengurus BUMkam untuk terus aktif, kreatif, dan inovatif, terutama dalam mengembangkan potensi kampung agar berhasil guna dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, karena setiap kampung memiliki aset dan potensi yang berbeda dan memiliki keunggulan masing-masing.

"Pembangunan infrastruktur kampung tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan sumber daya manusia agar bisa lebih jeli dalam memanfaatkan potensi kampung secara optimal," kata Said.



Pewarta: M Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026