Kubar, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan TNI bekerja sama merawat tradisi lokal melalui lomba menyumpit, akar tradisi yang bukan sekadar keahlian berburu, melainkan bagian dari jati diri nenek moyang yang diwariskan turun temurun, sehingga patut dijaga.

"Bagi masyarakat Dayak, menyumpit adalah warisan leluhur yang sarat akan nilai sejarah. Tradisi ini bukan sekadar keahlian berburu, namun merupakan bagian dari jati diri nenek moyang," Sekretaris Daerah Kabupaten Kubar Erik Victory saat pembukaan lomba menyumpit di Sendawar, Sabtu.

Lomba ini digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) 2026, berlangsung di lingkungan Markas Komando Distrik Militer 0912/Kutai Barat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang membangun sinergi erat dengan pemerintah daerah, tidak hanya diwujudkan dalam menjaga pertahanan serta keamanan wilayah, melainkan juga melalui berbagai kegiatan positif yang secara langsung mendukung upaya pelestarian kearifan lokal.

Lomba menyumpit, katanya, menjadi momentum penting untuk merawat, melestarikan, sekaligus memperkenalkan kembali olahraga tradisional kepada generasi muda agar tetap dikenal, dicintai, dan tidak hilang ditelan zaman.

Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini sudah tumbuh subur.

Kepada seluruh peserta, ia mengajak mereka menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran dan semangat bermain adil, karena menang atau kalah adalah hal biasa dalam setiap kompetisi.

"Hal yang terpenting dari lomba menyumpit i ini bukan siapa yang juara satu atau siapa yang kalah, namun kebersamaan, persaudaraan, dan kelestarian budaya adalah pemenang yang sesungguhnya," kata Erik.

Ia meminta panitia pelaksana beserta tim juri menjalankan tugas secara objektif, adil, dan transparan, sehingga seluruh rangkaian perlombaan dapat berlangsung aman, tertib, lancar, serta dapat memberikan kepuasan bagi semua pihak.

Kegiatan ini tentu tidak hanya untuk memeriahkan peringatan hari bersejarah bagi seluruh prajurit TNI, namun juga dapat memperkuat ikatan batin antara institusi pertahanan dengan masyarakat, sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi menyumpit sebagai bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya daerah.



Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026