Balikpapan (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia cabang Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan kembali menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Langsung (TJSL) kepada masyarakat sekitar bandara. Program ini menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat Kota Balikpapan.
Bantuan TJSL yang disalurkan meliputi perbaikan jalan RT 05 Kelurahan Sepinggan Raya, sarana dan prasarana Posyandu Mutiara Hati RT 19 Kelurahan Sungai Nangka, penanggulangan stunting Tim Penggerak PKK Kelurahan Sepinggan Raya, kegiatan khitanan massal Karang Taruna Sepinggan Raya, perbaikan dan penataan Masjid AsSajadah RT 15 Kelurahan Sepinggan, sarana lingkungan Pantai Seraya, pengadaan peralatan hadroh Majelis Ta’lim & Sholawat Safinatun Najah, perbaikan drainase RT 16 Kelurahan Sepinggan, serta penyaluran 1.500 paket sembako melalui program Injourney Airports Berbagi.
"Kegiatan ini merupakan pelaksanaan nyata program perusahaan yang berusaha menyeimbangkan kinerja usaha dengan kepedulian kepada masyarakat," kata PGS. General Manager Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan, Rizal Aries Laksono, di Balikpapan, Sabtu.
Ia mengatakan, operasional bandara harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap lingkungan sekitar. Karena itu, bantuan TJSL kami arahkan pada perbaikan jalan dan drainase, peningkatan sarana kesehatan, serta fasilitas ibadah.
Rizal menyebutkan, penyaluran 1.500 paket sembako menjadi bentuk kepedulian untuk meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat di sekitar wilayah kerja bandara.
Menurutnya, melalui program CSR berkelanjutan ini, PT Angkasa Pura Indonesia berharap dapat terus memberi manfaat nyata, tidak hanya dalam pelayanan jasa kebandarudaraan, tetapi juga dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan lingkungan di Kota Balikpapan.
Selain kegiatan sosial, Angkasa Pura Bandara Internasional Sepinggan juga mencatat kinerja bisnis yang terus tumbuh. Hingga September 2025, jumlah penumpang mencapai 3,8 juta orang, dan pihak pengelola optimistis target 5,6 juta penumpang hingga akhir tahun dapat tercapai.
"Meski jumlah armada belum sepenuhnya pulih seperti sebelum wabah COVID19, tren perjalanan menunjukkan kenaikan yang konsisten, terutama pada momen libur besar," katanya.
Lanjut Rizal, saat t ini Bandara Internasional Sepinggan melayani 25 rute domestik dan 3 rute internasional. Rute domestik utama meliputi Jakarta, Surabaya, Makassar, Tarakan, Berau, dan Samarinda.
"Sementara rute internasional menghubungkan Balikpapan dengan Singapura, Kuala Lumpur, dan kota lain di Asia Tenggara. Penambahan layanan baru oleh Indonesia AirAsia ke Surabaya, Tarakan, dan Berau sejak Oktober 2025 semakin memperkuat posisi Balikpapan sebagai hub penerbangan di Kalimantan," katanya.
