Balikpapan (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan terus mempercepat program Balikpapan Terang dengan pemasangan ribuan lampu penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) dan tiang artistik di sejumlah ruas jalan utama kota tersebut sejak 2024.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengatakan pada 2024 silam, realisasi pengadaan lampu penerangan jalan cukup signifikan.
“Pada tahun 2024 sudah terealisasi sebanyak 3.786 lampu LED PJU, serta 347 tiang PJU lengkap dengan jaringan pemasangannya,” tutur Fadli di Balikpapan, Kamis (21/8).
Sementara itu, pada 2025 pemerintah kota kembali mengalokasikan pengadaan untuk program tersebut menjadi lebih besar.
“Tahun ini kami mengadakan 4.015 PJUTS, ditambah 72 unit melalui anggaran perubahan, serta 485 tiang artistik,” ujarnya.
Ia mengemukakan, hingga triwulan II tahun 2025, pekerjaan di lapangan masih berjalan dimana yang sudah terealisasi sampai tahap pembayaran saat ini adalah tiang artistik.
Fadli menambahkan, sejumlah ruas jalan utama di Kota Balikpapan menjadi prioritas pemasangan lampu dalam program Balikpapan Terang.
Adapun pemasangan di jalan utama diantaranya di Jalan Soekarno Hatta, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Letjen Suprapto, dan Jalan MT Haryono yang menjadi jalan utama di kota minyak ini.
“Kami targetkan, sampai akhir tahun ini sudah terpasang semua," katanya.
Ia melanjutkan, selain 4.015 PJUTS, juga akan dipasang tiang artistik Stadion Batakan sebanyak 80 unit, di Jalan Letjen Suprapto 75 unit, dan di Jalan Soekarno Hatta 330 unit.
"Sementara tambahan 72 PJUTS dari anggaran perubahan juga akan direalisasikan,” ucapnya.
Fadli menegaskan program Balikpapan Terang merupakan salah satu prioritas Pemkot Balikpapan untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas malam hari.
Adapun total anggaran program pada 2025 mencapai sekitar Rp100 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan serta bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Dengan dukungan anggaran tersebut, kami optimis target penerangan jalan bisa tercapai, sehingga masyarakat merasakan langsung manfaatnya,” ujar Fadli. (Adv).
