Untuk mekanisasi pertanian dan bantuan saprodi pertanian merupakan program yang dijalankan tiap tahun, sedangkan operasi pasar dan gelar pangan murah sifatnya insidental, tergantung situasi
Mahulu, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu), Kalimantan Timur, menjaga ketahanan pangan melalui berbagai pola, antara lain melalui mekanisasi pertanian, bantuan sarana produksi (saprodi), operasi pasar, dan menggelar pangan murah.
"Untuk mekanisasi pertanian dan bantuan saprodi pertanian merupakan program yang dijalankan tiap tahun, sedangkan operasi pasar dan gelar pangan murah sifatnya insidental, tergantung situasi," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Mahulu Agustinus Teguh Santoso di Mahulu, Sabtu.
Seperti gelar pangan murah yang dilakukan dinas terkait pada Jumat kemarin, di Alun-Alun Ujoh Bilang, Ibu Kota Mahulu. Kegiatan itu digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
"Kegiatan ini sebagai langkah nyata Pemkab Mahulu dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu meringankan beban masyarakat, khususnya menyambut perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI," katanya.
Gelar pangan murah tersebut merupakan hasil kolaborasi pemda dengan berbagai pihak seperti Bulog Kantor Cabang Samarinda, dan Polres Mahulu, yakni untuk memastikan ketersediaan bahan pangan aman dan dengan harga terjangkau.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat Mahulu dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar, sehingga daya beli tetap terjaga," kata Teguh.
Berbagai komoditas tersedia dalam pangan murah tersebut baik dalam bentuk paket maupun produk lokal dari petani maupun pekebun setempat seperti aneka sayur, cabai, bawang merah, bawang putih, dan lainnya.
Sedangkan komoditas dalam bentuk paket, terdapat 700 paket bahan pangan yang terdiri atas beras kemasan lima kilogram, gula pasir satu kilogram, dan minyak goreng dua liter, sehingga warga bisa memilih paket tersebut.
Antusiasme masyarakat cukup tinggi yang terlihat dari ramainya pengunjung sejak kegiatan ini di buka, sehingga paket yang disiapkan itu pun habis sebelum sore.
Teguh mengatakan bahwa masyarakat bisa membantu agar tidak terjadi inflasi, yakni dengan berbelanja sesuai kebutuhan, bukan keinginan, karena jika melakukan aksi borong, maka stok di pasar akan menipis yang memicu kenaikan harga.
"Kami berharap kegiatan seperti gelar pangan murah, pasar rakyat, pasar murah, dan kegiatan serupa dapat terus berlanjut, sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka dinas terkait harus terus melakukan komunikasi dengan Bulog maupun pihak lain," kata Teguh.
Pewarta: M.GhofarEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026