Balikpapan (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan kemitraan antara kepolisian dan media massa merupakan elemen penting dalam membangun kepercayaan publik dan menjamin keterbukaan informasi atau transparansi.
“Media bukan hanya mitra kerja, tetapi juga jembatan utama antara Polri dan masyarakat," katanya pada saat coffee morning bersama insan pers di Balikpapan, Selasa.
Ia mengatakan, melalui kerja sama yang erat dan komunikasi yang terbuka, diharapkan lebih memperkuat fungsi pelayanan publik Polri secara profesional dan transparan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah pimpinan redaksi dan jurnalis dari berbagai media lokal dan nasional, serta dihadiri jajaran pejabat utama Polda Kaltim, antara lain Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto, Dirreskrimum, Dirresnarkoba, dan Dirbinmas. Suasana diskusi berlangsung terbuka, diwarnai tanya jawab seputar isu aktual dan harapan terhadap kualitas pelayanan kepolisian di Kalimantan Timur.
Kapolda Endar Priantoro menjelaskan tantangan keamanan di wilayah Kalimantan Timur semakin kompleks, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga sinergi antara aparat kepolisian dan media menjadi sangat strategis.
Ia menilai media berperan penting dalam mengedukasi masyarakat serta menyebarkan informasi yang berimbang dan akurat.
“Transparansi menjadi keharusan, apalagi di tengah era keterbukaan informasi. Kami ingin memastikan setiap langkah dan kebijakan yang kami ambil dapat dipantau, dikritisi, dan disampaikan secara objektif kepada publik,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah jurnalis menyampaikan masukan terkait akses informasi kepolisian, perlindungan terhadap jurnalis saat peliputan, dan pentingnya respons cepat terhadap peristiwa menonjol.
Menanggapi hal itu, Endar menyatakan siap membangun sistem komunikasi yang lebih responsif dan terbuka.
“Kami ingin menghapus sekat-sekat birokratis yang menghambat komunikasi dengan media. Informasi harus bisa disampaikan secara cepat, akurat, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Sementara itu Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto menambahkan bahwa agenda coffee morning akan dijadikan kegiatan rutin untuk memastikan terbangunnya relasi kelembagaan yang kuat antara Polri dan media.
“Ini bukan sekadar silaturahmi, tapi juga ruang koordinasi. Kami ingin mendengar langsung dari rekan-rekan media apa yang bisa kami perbaiki, termasuk dalam pelayanan informasi,” kata Yuliyanto.
Polda Kaltim juga menargetkan seluruh jajaran Kehumasan di Polres dan Polsek untuk lebih aktif menjalin hubungan baik dengan wartawan di lapangan, sebagai bentuk konkret dari penguatan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.
