Samarinda (ANTARA Kaltim) -  Sebanyak 538 kepala daerah di Indonesia akan mengadakan rapat kerja (Raker)menyosialisasikan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dalam kaitan gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTG-N) Kaltim XVI.

"Raker akan dilakukan di Pendopo Lamin Etam, Kantor Gubernur Kaltim pada 18 Juni, atau sehari sebelum pembukaan TTG-N di Stadion Sempaja pada 19 Juni 2014," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim Moh Jauhar Efendi di Samarinda, Selasa.

Raker tentang BPJS itu akan dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Medagri) Gamawan Fauzi. Sedangkan 538 kepala daerah yang akan hadir dalam rapat tersebut terdiri atas 34 gubernur, 93 wali kota, dan 411 bupati.

Total peserta rapat akan menjadi sekitar 600 orang karena akan ada juga sejumlah pejabat dari pusat yang terdiri dari kementerian terkait, termasuk Kepala BPKP dan sejumlah pejabat BPJS baik dari pusat maupun daerah.

Menurut Jauhar, raker tentang BPJS digelar dalam rangkaian gelar TTG-N di Kaltim, tetapi kegiatannya tidak terkait langsung dengan penyelenggaraan TTG, namun demikian, panitia TTG terlibat dalam acara itu sehingga dia meminta kepada petugas yang telah ditunjuk agar benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik.

Dia juga mengatakan bahwa petugas pendamping kontingen Liassion Officer (LO) wajib menjalankan tugasnya dengan baik, terutama mengenai penjemputan Mendagri, Menko Kesra, Menkes, gubernur, bupati, dan wali kota se Indonesia untuk mengikuti raker BPJS.

"Raker BPJS ini tentu menjadi tugas tambahan bagi panitia, tetapi kami telah berkomitmen untuk menjadi tuan rumah yang baik sehingga seberat apapun tugas yang ada, maka harus dijalankan dengan penuh keikhlasan," kata Jauhar.

Jauhar yang juga Sekretaris Gelar TTG-N Kaltim ini melanjutkan bahwa sebagai tuan rumah yang baik, maka semua unsur panitia Kaltim yang telah dipercaya menangani bidang tugas masing-masing, harus bertanggungjawab menjalankan tugasnya dengan baik.

Kaltim katanya, telah berkomitmen agar gelar TTG-N XVI ini mampu mewujudkan tiga sukses, yakni sukses penyelenggaraan, sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan sukses pemanfaatan teknologi tepat guna. (*)

Pewarta: M.Ghofar
: Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026