Alokasi Dana Desa adalah uang rakyat yang harus dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat, karena itu dalam melaksanakan anggaran pembangunan jangan menyisakan silpa yang terlalu besar,”
Tana Paser (ANTARA Kaltim) - Bupati Paser , HM. Ridwan Suwidi menginstruksikan kepada seluruh kepala desa agar mengoptimalkan alokasi dana desa (ADD) dengan menekan besaran sisa lebih anggaran (silpa) yang terlalu besar.

"Alokasi Dana Desa adalah uang rakyat yang harus dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat, karena itu dalam melaksanakan anggaran pembangunan jangan menyisakan silpa yang terlalu besar,” kata Ridwan saat memberikan sambutan pada musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) kecamatan yang berlangsung di Kecamatan Tanjung Harapan, Kamis.

Hadir dalam acara Musrenbang kecamatan antara lain Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Drs. Muhammad Fauzi, Plt. Camat Tanjung Harapan Hj. Arbiyanti  dan para pejabat kecamatan.

Dalam musrenbang kecamatan ini, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan organisasi massa serta lembaga swadaya masyarakat diundang.

Mereka diperkenankan memberi masukan atas rencana pembangunan pada tahun 2014 nanti.

Menurut Ridwan, Alokasi Dana Desa sebesar Rp1 Miliar merupakan upaya pemerintah kabupaten menggenjot pembangunan di daerah pedesaan.

Oleh karenanya lanjut Ridwan, seiring dengan peningkatan Alokasi Dana Desa (AFF) harus dibarengi dengan kerja keras pejabat pemerintahan desa dalam menjabarkan anggaran.

Ditegaskan Ridwan, dalam melaksanakan pembangunan, pemerintah kabupaten telah melibatkan seluruh elemen masyarakat dan unsur pemerintahan baik kecamatan maupun desa.

“Pelibatan semua unsur dalam melaksanakan pembangunan sebagai bentuk penegasan bahwa pembangunan dilaksanakan atas kemauan dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Meski sudah melibatkan unsur masyarakat dalam melaksanakan pembangunan, lanjut Ridwan, namun pemerintah kabupaten mengakui masih ada keinginan dan harapan masyarakat yang belum terpenuhi.

Sementara itu, Plt Camat Tanjung Harapan  Hj. Arbiyanti mengatakan pemerintah kecamatan telah memaksimalkan sinkronisasi program-program pembangunan dengan pemerintah pedesaan, termasuk disisi anggaran.    (*)


Pewarta: R. Wartono
Editor : Amirullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026