Penajam Paser Utara (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memantau kualitas udara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur dengan memasang alat uji emisi di sejumlah titik seiring kemarau yang masih berlangsung.
"KLH dan pemerintah provinsi memasang alat uji emisi di sejumlah titik untuk melihat fluktuasi kualitas udara harian," ujar Kepala Bidang Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara Rakhmadi di Penajam, Sabtu.
Titik pemasangan merupakan area transportasi, permukiman, perkantoran dan industri. Alat uji dapat dipindah atau diperbaharui secara berkala.
Hasil pemantauan saat ini, kualitas udara di sejumlah wilayah tercatat mulai membaik, tetapi peningkatan kualitas udara di Kabupaten Penajam Paser Utara belum merata.
Kualitas udara di Kecamatan Penajam dan Waru terpantau mulai membaik setelah beberapa hari lalu hujan mengguyur wilayah itu, tetapi di wilayah Kecamatan Babulu dan Sepaku belum diguyur hujan.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terus mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama pada siang hari, dan warga diwajibkan menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut jika harus beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat disarankan menutup pintu dan jendela saat kualitas udara memburuk, menghindari pembakaran sampah, serta rutin menjaga kebersihan rumah dengan metode yang meminimalkan debu, demikian Rakhmadi.
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.