Kamis, 27 Juli 2017

Manajemen Turunkan Harga Tiket Laga Borneo vs Perseru

id Borneo fc, tiket borneo, stadion segiri, liga 1
Manajemen Turunkan Harga Tiket Laga Borneo vs Perseru
Pusamania Borneo FC (id.wikipedia.com)
Samarinda (ANTARA Kaltim) - Manajemen Borneo FC menurunkan harga tiket masuk di Stadion Segiri, Samarinda saat tim berjuluk "Pesut Etam " itu menjamu Perseru Serui pada pertandingan lanjutan kompetisi Liga 1, Sabtu (22/7).

Chief Marketing Borneo FC Muhammad Novi Umar di Samarinda, Senin, mengatakan, keputusan menurunkan harga tiket merupakan bentuk apresiasi Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin kepada warga Samarinda.

Sebelumnya harga tiket masuk di Stadion Segiri untuk tribun VIP dibanderol Rp75.000 dan tribun ekonomi Rp35.000, namun pada laga mendatang harga tiket VIP menjadi Rp65.000 dan tribun ekonomi Rp30.000.

"Tiket berubah karena banyak yang menilai harga tiket kemarin cukup mahal, jadi coba kami turunkan. Ini apresiasi dari bos Nabil untuk warga Samarinda," katanya.

Ia berharap dengan turunnya harga tiket, para penonton bisa memenuhi stadion untuk mendukung Borneo FC berlaga di Liga 1.

Novi menegaskan manajemen klub juga akan mengevaluasi dampak turunnya harga tiket tersebut.

"Kalau penonton ramai akan bertahan harga seperti ini, tapi perkembangan akan kami bahas lagi. Mungkin untuk `big match` (laga melawan tim besar) ada kenaikan, tapi tidak terlalu tinggi," ucapnya.

Turunnya harga tiket Stadion Segiri sudah terjadi dua kali. Sebelumnya manajemen menurunkan harga tiket pada laga pekan ke8 saat Borneo FC menghadapi Bhayangkara FC.

Akan tetapi, penurunan harga tiket saat itu malah tidak mendongkrak jumlah penonton, karena jumlah penonton belakangan ini kian menyusut.

Menyusutnya jumlah penonton disinyalir karena performa buruk Borneo FC di laga tandang. Apalagi sebelumnya publik Kota Tepian tak percaya lagi dengan racikan pelatih Dragan Djukanovic yang pekan lalu resmi diberhentikan.

Menanggapi hal itu, Novi menilai saat ini tidak ada lagi alasan bagi suporter dan warga Samarinda untuk tidak menonton langsung pertandingan saat Borneo FC bermain kandang.

"Pelatih sudah diganti, tiket juga sudah turun. Jika tak ada perubahan, berarti bukan pada masalah tersebut penonton enggan menonton ke stadion," ujar Novi.

Ia mengharapkan masyarakat Kota Tepian mencintai Borneo FC dengan cara menonton langsung di Stadion Segiri.

"Penuh stadion bukan semata pendapatan, tapi bisa membuat pemain bergairah. Apalagi sejauh ini kita masih bisa mempertahankan 100 persen kemenangan di kandang," tambahnya. (*)

Editor: Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0095 seconds memory usage: 0.35 MB