Tana Paser ( ANTARA Kaltim) - Markas Kepolisian Resor Paser, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur , Senin sekitar pukul 05.00 Wita dilalap si jago merah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.  Namun sejumlah mobil  dinas polisi maupun kendaraan barang bukti  (BB) ludes terbakar.

Informasi yang dihimpun di lokasi, kobaran api begitu cepat menjalar yang disertai suara dentuman keras.  Diduga dentuman keras itu akibat  tangki bahan bakar kendaraan yang ikut terbakar. 

Dibantu warga, sejumlah kendaran dinas milik polisi yang parkir di gudang logistik dapat diselamatkan bisa dikeluarkan untuk diselamatkan. Namun dua kendaraan dinas, yakni  mobil patrol dan ambulan milik polisi hangus terbakar. 

Selain dua mobil dinas, menurut salah seorang petugas polisi mengatakan sekitar 14  sepeda motor yang ikut terbakar.

"Motor yang terbakar  itu antara lain motor dinas polisi, motor pribadi milik polisi dan sepeda motor  yang merupakan  barang bukti," katanya.

Pantuan di lokasi kebakaran, bangunan yang terbakar adalah bangunan yang bersebelahan dengan gedung utama yang masih  dalam proses pembangunan.

Bangunan yang terbakar itu di antaranya  ruang kerja satuan polisi lalu lintas (Satlantas), tempat parkir  kendaraan dinas polisi, kantor koperasi, kantin dan rumah dinas perwira polisi.    

Kurang lebih dari satu jam, kobaran api dapat dipadamkan oleh petugas pemadam dari Badan Penangulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten  Paser.  Dalam peristiwa ini, BPBD mengerahkan semua kendaraan pemadam.

"Ada lima kendaraan pemadam yang dikerahkan," kata Parman, seorang petugas pemadam  di lokasi kejadian.

Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran akibat adanya hubungan arus pendek listrik. "Dugaan sementara kebekaran akibat hubungan arus pendek," katanya.

Soal jumlah kerugian akibat kebakaran ini, tambah kapolres, pihaknya belum bisa memastikan. "Masih diinventarisir," katanya.

Kapolres juga menambahkan meskipun  sebagian bangunan terbakar namun pelayanan masyarakat  tetap ber jalan.

Sementara itu, Wakil Ketua Kemitraan untuk Pembaharuan Kepolisian (MARKA)  Rusdiansyah menyayangkan banyaknya  kendaraan yang ikut terbakar. 

"Ini kan kantor polisi, ada petugas piket di sana, bahkan petugasnya lebih dari satu orang. Kenapa bisa sampai sebanyak itu kendaraan yang terbakar, apa betul mereka jaga," katanya.

Oleh karena itu, tambah Rusdiansyah, Kapolres Paser harus memeriksa petugas piket yang jaga saat kejadian.

Menanggapi pernyataan MARKA, AKBP Ismahjuddin mengatakan semua petugas piket yang jaga pada malam itu, sedang menjalani pemeriksaan.  "Mereka sedang diperiksa," katanya. (*)



Pewarta: R Wartono
Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026