Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun sejumlah mobil dinas polisi maupun kendaraan barang bukti (BB) ludes terbakar.
Informasi yang dihimpun di lokasi, kobaran api begitu cepat menjalar yang disertai suara dentuman keras. Diduga dentuman keras itu akibat tangki bahan bakar kendaraan yang ikut terbakar.
Dibantu warga, sejumlah kendaran dinas milik polisi yang parkir di gudang logistik dapat diselamatkan bisa dikeluarkan untuk diselamatkan. Namun dua kendaraan dinas, yakni mobil patrol dan ambulan milik polisi hangus terbakar.
Selain dua mobil dinas, menurut salah seorang petugas polisi mengatakan sekitar 14 sepeda motor yang ikut terbakar.
"Motor yang terbakar itu antara lain motor dinas polisi, motor pribadi milik polisi dan sepeda motor yang merupakan barang bukti," katanya.
Pantuan di lokasi kebakaran, bangunan yang terbakar adalah bangunan yang bersebelahan dengan gedung utama yang masih dalam proses pembangunan.
Bangunan yang terbakar itu di antaranya ruang kerja satuan polisi lalu lintas (Satlantas), tempat parkir kendaraan dinas polisi, kantor koperasi, kantin dan rumah dinas perwira polisi.
Kurang lebih dari satu jam, kobaran api dapat dipadamkan oleh petugas pemadam dari Badan Penangulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Paser. Dalam peristiwa ini, BPBD mengerahkan semua kendaraan pemadam.
"Ada lima kendaraan pemadam yang dikerahkan," kata Parman, seorang petugas pemadam di lokasi kejadian.
Kapolres Paser AKBP Ismahjuddin mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran akibat adanya hubungan arus pendek listrik. "Dugaan sementara kebekaran akibat hubungan arus pendek," katanya.
Soal jumlah kerugian akibat kebakaran ini, tambah kapolres, pihaknya belum bisa memastikan. "Masih diinventarisir," katanya.
Kapolres juga menambahkan meskipun sebagian bangunan terbakar namun pelayanan masyarakat tetap ber jalan.
Sementara itu, Wakil Ketua Kemitraan untuk Pembaharuan Kepolisian (MARKA) Rusdiansyah menyayangkan banyaknya kendaraan yang ikut terbakar.
"Ini kan kantor polisi, ada petugas piket di sana, bahkan petugasnya lebih dari satu orang. Kenapa bisa sampai sebanyak itu kendaraan yang terbakar, apa betul mereka jaga," katanya.
Oleh karena itu, tambah Rusdiansyah, Kapolres Paser harus memeriksa petugas piket yang jaga saat kejadian.
Menanggapi pernyataan MARKA, AKBP Ismahjuddin mengatakan semua petugas piket yang jaga pada malam itu, sedang menjalani pemeriksaan. "Mereka sedang diperiksa," katanya. (*)
Pewarta: R WartonoEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.