Nunukan (ANTARA News Kaltim) - Panjang wilayah perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia di Provinsi Kalimantan Timur mencapai panjang 1.038 kilometer.
"Itu membentang dari Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan hingga Gunung Lasangtuwa Kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang mencakup 15 kecamatan," kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Farouk Ishak di Sebatik, Nunukan, Minggu.
Empat menteri pada 27-28 Mei 2012 melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, yakni Menko Kesra Agung Laksono, Mendagri Gamawan Fauzi, Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto dan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz.
Sementara itu, katanya, luas wilayah perbatasan Kaltim dengan negara tetangga Malaysia dari Negeri Sabah hingga Serawak adalah 88.513 kilometer, masing-masing 31.628 hektare berada di Kabupaten Kubar, 42.620 hektare di Kabupaten Malinau dan 14.623 hektare di Kabupaten Nunukan.
"Atau 66,22 persen dari total luas wilayah administrasi kabupaten di Kaltim," ujarnya saat memberikan sambutan di Hotel Anniar Pulau Sebatik.
Kawasan perbatasan di Kaltim merupakan "Hearth of Borneo" atau Jantung Pulau Kalimantan yang berada di sepanjang pegunungan yang membelah Pulau Borneo hingga ke dataran rendah dengan secara ekologis melintasi tiga buah negara yaitu Indonesia-Malaysia dan Brunai Darussalam.
Dari 16,5 juta hektare luas "hearth of Borneo", 72 persen di antaranya berada di Indonesia dan 8,88 juta hektarenya atau 36 persen lebih berada di wilayah Kaltim.
"Jadi sebagian besar wilayah Jantung Pulau Kalimantan ini berada di wilayah kita," ujar Awang Farouk Ishak. (*)
