(1) 7-8 Mei 2010 : Mulai pagi kedatangan dan verifikasi kafilah di Hotel Atlet
(2) 8 Mei 2010 : 20.00 - Malam Ta’aruf
(3) 9 Mei 2010 : 07.00 – Jalan Santai MTQ
08.30 – Pelepasan Pawai Ta’aruf
09.00 – Pembukaan MTQ Kaltim Expo 2010
20.00 – Pembukaan MTQ
(4) 14 Mei 2010 - Rekreasi/city tour
- Shalat Jumat di Islamic Centre
20.00 – Penutupan MTQ
(5) 15 Mei 2010 : 08.00 – Pelepasan Kafilah MTQ di hotel Atlet.
Syaharie Jaang selaku Ketua Harian Panitia MTQ ke-32 menyatakan agar para peserta menjunjung tinggi norma agama Islam sehingga menghindari sekali tindakan tidak jujur dalam event tersebut. "Ini upaya sebagai pembinaan Qori-Qoriah dalam atau lokal masing-masing, jangan hanya ingin juara umum, segala cara dihalalkan,†ujar Jaang yang juga Wakil Wali Kota Samarinda. Hal itu menanggapi rumor tentang adanya peserta MTQ yang berasal dari luar daerah yang sering beredar menjelang pelaksanaan MTQ.
Menurutnya bahwa isu tersebut bukanlah hal baru ia dengar. Kendati demikian bukan berarti harus mahfum jika betul-betul ada dan terjadi di arena MTQ kali ini.
“Output dari MTQ bukan berorientasi pada juara atau penghargaan. Melainkan sebagai ajang untuk syiar sekaligus melestarikan kesucian kandungan kitab suci Al-Quran. Salah satu indikatornya tercermin dalam sikap dan perilaku keseharian kaum Muslim,†tandasnya.
Akibat melakukan tindakan tidak terpuji, lanjut Jaang, itu preseden buruk bagi seluruh kaum Muslim. Pasalnya, untuk kepentingan syiar Al Quran dan Islam saja menggunakan cara-cara yang tidak jujur. Lantas bagaimana pula dalam urusan lainnya?
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.