"Selama ini, banyak LPK yang memberikan program pelatihan tetapi tidak gratis dan tidak menjamin penempatan kerja sehingga program ini menjadi solusi menjawab rendahnya tingkat pendidikan angkatan kerja dan kompetensi kerja serta tingginya tingkat pengangguran," kata Kepala Disnaker Samarinda Sucipto Wasis pada penutupan program pelatihan Pemagangan Dalam Negeri, di aula Kantor Disnakertrans Provinsi Kaltim, Senin.
Melalui program itu kata Sucipto Wasis, pemerintah bisa menjawab kebutuhan perusahaan yang menginginkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan dan berpengalaman.
"Artinya, kami menyiapkan tenaga kerja tidak dari nol, tetapi punya dasar melalui pemagangan ini. Saya optimistis, yang mengikuti program ini bisa direkrut 100 persen. Tapi, itu tergantung kepada peserta lagi, apa serius atau tidak. Minimal, 80 persen yang dapat direkrut oleh dunia kerja," ujar Sucipto Wasis.
Program pemagangan dalam negeri tersebut tambah dia, juga sebagai upaya menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
"Pencari kerja dengan kemampuan kompeten akan berdatangan ke Kaltim sehingga kita juga harus menyiapkan diri menghadapi kedatangan pekerja dari luar negeri tersebut," kata Sucipto Wasis.
Ketua Panitia Penyelenggara Herpuji Astuti menyampaikan, program pemagangan dilaksanakan selama lima bulan yakni sejak 3 Agustus hingga 27 Desember 2015.
"Program ini diikuti 100 peserta terbagi dalam 10 paket kejuruan yang terdiri dari kujuruan mekanik alat berat sebanyak empat paket dengan jumlah 40 peserta, kejuruan teknik listrik tiga paket dengan 30 peserta, kejuruan bisnis dan manajemen dua paket dengan 20 peserta dan kejuruan mekanik sepeda motor satu paket dengan jumlah 10 peserta," ujar Herpuji Astuti.
Bagi pemerintah lanjut Herpuji Astuti tujuan program tersebut yakni, meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran.
"Bagi peserta sendiri, tentunya akan meningkatkan kompetensi kerja, mendapatkan pengalaman kerja riil dan menjadi media mendapatkan pekerjaan. Sedangkan keuntungan perusahaan, akan mendapatkan tenaga kerja yang kompeten sesuai kebutuhan tanpa melakukan rekrutmen," kata Herpuji Astuti yang juga Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnaker Samarinda.
Program Pemagangan Dalam Negeri itu dilaksanakan di UT School, LPK Global Persada Institute, BLKI dan Lembaga Pelatihan CV Semoga Jaya.
Sementara, pemagangan dilaksanakan di PT United Tractors, PT Lestari Berkat Sejahtera, PT Bina Pertiwi, PT Tractors Nusantara, PT Bina Sarana Sukses, CV Mustika Surya Electric, PT jiwasraya, PT Indomarco Prismatama dan CV Semoga Jaya. (*)
Pewarta: Amirullah: Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.