Terkait kontribusi sosial, komitmen menggenjot kesejahteraan warga diwujudkan melalui pembukaan lapangan kerja baru, pengembangan kemitraan usaha lokal, serta penyediaan fasilitas pendidikan maupun pelayanan kesehatan dasar
Samarinda (ANTARA) - Perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kalimantan Timur, PT Palma Serasih Tbk (PSGO) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 26,3 persen sepanjang tahun buku 2025 sekaligus berkomitmen untuk menggenjot kesejahteraan masyarakat sekitar.
"Kami meyakini bahwa pertumbuhan perseroan menciptakan efek berganda yang secara nyata mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan," kata Director & Corporate Secretary PT Palma Serasih Tbk Astrida Niovita Bachtiar saat public expose di Gedung Graha Arda di Samarinda, Selasa.
Secara finansial, emiten kelapa sawit ini mencatatkan capaian laba bersih yang melonjak dari Rp350,6 miliar menjadi Rp442,8 miliar pada akhir tahun 2025.
Pertumbuhan keuntungan tersebut dikontribusikan oleh kenaikan marjin laba bersih dari 16,5 persen menjadi 17,4 persen yang didorong oleh tren penguatan harga komoditas global serta penurunan biaya keuangan.
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), perseroan resmi menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp113,1 miliar atau setara Rp6 per lembar saham sebagai bentuk apresiasi nyata bagi investor.
Pada sektor operasional perkebunan, emiten ini membukukan volume produksi Tandan Buah Segar (TBS) dari kebun inti maupun plasma sebesar 480,8 ribu ton dengan tingkat produktivitas mencapai 18 ton per hektar.
Total pasokan bahan baku tersebut berhasil diolah menjadi komoditas andalan berupa minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 140,2 ribu ton dan Palm Kernel sebesar 21,6 ribu ton.
“Terkait kontribusi sosial, komitmen menggenjot kesejahteraan warga diwujudkan melalui pembukaan lapangan kerja baru, pengembangan kemitraan usaha lokal, serta penyediaan fasilitas pendidikan maupun pelayanan kesehatan dasar,” papar Astrida.
Manajemen perseroan juga memperkuat implementasi bisnis hijau yang bertanggung jawab melalui penerapan kebijakan anti-deforestasi, perlindungan lahan gambut, serta konservasi keanekaragaman hayati di seluruh wilayah operasional Kalimantan Timur.
Baca juga: Prabowo akan buka industri pengolahan sawit dan jelantah jadi avtur
Pewarta: Ahmad RifandiEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026