Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama dan investasi terbesar dalam mewujudkan visi Kaltim Sukses menuju tujuh generasi emas pada usia provinsi yang ke-69 tahun.
"Visi besar kita adalah melahirkan sumber daya manusia unggul melalui program Gratispol yang menempatkan pendidikan sebagai investasi terbesar daerah ini," kata Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud usai memimpin upacara peringatan HUT ke-69 Provinsi Kaltim di Samarinda, Jumat.
Tajuk peringatan tahun ini secara spesifik mencerminkan arah pembangunan daerah yang menempatkan manusia sebagai pusat kemajuan demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Rudy menjelaskan bahwa visi Kaltim Sukses mencakup perekonomian yang maju, keunggulan sumber daya manusia, serta lingkungan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Komitmen tersebut dijabarkan melalui misi penguatan kualitas pendidikan dan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat di Benua Etam.
"Program pendidikan gratis secara total atau Gratispol menjadi upaya pemerintah dalam satu tahun terakhir untuk mencetak generasi penerus yang kompetitif," kata Rudy.
Selain fokus pada sumber daya manusia, pemerintah provinsi juga terus mengejar pemerataan pembangunan infrastruktur jalan untuk mendukung aksesibilitas.
Peningkatan jalur Kutai Timur-Berau dan akses Sotek (PPU) menuju Bongan (Kutai Barat) terus dikerjakan guna memperlancar mobilisasi masyarakat dan distribusi logistik.
Konektivitas yang baik diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan seiring dengan peningkatan kualitas manusia.
Rudy mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks dan membutuhkan soliditas yang kuat.
"Melalui semangat persatuan dan gotong royong, kita optimistis Kalimantan Timur mampu melangkah lebih jauh mencapai cita-cita generasi emas," tegasnya lagi.
