Kami melihat langsung bagaimana kantor ini bekerja. Pelayanannya sudah cukup baik, SDM-nya solid, dan semangat reformasinya luar biasa. Tinggal kita dorong agar status kelembagaannya bisa naik

Balikpapan (ANTARA) - Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Heru Dwi Pratondo. melalui Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh mengapresiasi  Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pelayanan Imigrasi (TPI) Balikpapan sebagai simpul layanan publik strategis terus menguat.

“Kami melihat langsung bagaimana kantor ini bekerja. Pelayanannya sudah cukup baik, SDM-nya solid, dan semangat reformasinya luar biasa. Tinggal kita dorong agar status kelembagaannya bisa naik,” ujar Heru, di Balikpapan, Sabtu.

Sehari sebelumnya  Heru bersama Tenaga Ahli Rahmad Wahyudi mengunjungi Kantor Imigrasi Balikpapan untuk melihat pelaksanaan layanan keimigrasian, evaluasi zona integritas, serta kesiapan kantor dalam mendukung program reformasi birokrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Kunjungan ini memperkuat pernyataan Pangeran Khairul Saleh dalam kunjungan sebelumnya, yang menyebut Kantor Imigrasi Balikpapan sebagai lembaga yang representatif, dengan pelayanan humanis dan fasilitas publik yang inklusif. Ia juga mendorong peningkatan status menjadi Kelas I Khusus dan perolehan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kantor Imigrasi Balikpapan saat ini melayani wilayah kerja Balikpapan, Paser, dan Penajam Paser Utara, dengan rata-rata permohonan paspor mencapai 150 per hari. Terminal Imigrasi di Bandara Sepinggan melayani penumpang rute internasional penerbangan langsung ke Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Heru Dwi Pratondo, di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan. (ANTARA/HO-Imigrasi Balikpapan)

"Di alur layanan paspor," kata Heru saat berdialog dengan sejumlah pegawai, dan mendengar paparan dari Tim Zona Integritas yang dipimpin oleh ketuanya, Doni Purwoko Hadi Sandra Dewa. Dalam kesempatan itu Heru juga mengingatkan agar program pemerintah, yaitu Asta Cita dan 13 Program Akselerasi sebagai bagian dari transformasi kelembagaan menuju Indonesia Emas 2045, dapat dipraktikkan maksimal.

 “Untuk itu kami terus berbenah, baik dari sisi layanan maupun tata kelola. Dukungan dari pusat seperti dari Pak Heru menjadi motivasi bagi seluruh jajaran kami,” kata Kepala Kantor Imigrasi Balikpapan, Buono Adi Sucipto.

Dukungan berlapis dari legislatif dan eksekutif ini diharapkan memperkuat posisi Kantor Imigrasi Balikpapan sebagai model birokrasi pelayanan publik yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

 



Pewarta: Novi Abdi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026