Hal ini juga dalam rangka menjelang pelantikan keanggotaan DPRD di Kaltim dan Kaltara periode 2014-2019 yang tak lama lagi akan dilangsungkan.
Demikian dikatakan Sekretaris DPRD Kaltim Fachruddin Djaprie saat membuka Rapat Koordinasi Keprotokolan DPRD yang diikuti perwakilan seluruh protokol kabupaten/kota di Kaltim dan Kaltara.
"Sesuai tema yang diusung yaitu mewujudkan protokol sekretariat DPRD yang andal dan profesional rakor. Ini akan terkait dengan persiapan keprotokolan pada acara-acara rapat paripurna istimewa seperti pengambilan sumpah/janji anggota DPRD, pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW), paripurna HUT daerah maupun pelantikan kepala daerah," ungkap Sekwan.
Kegiatan keprotokolan sejak pukul 8 pagi hingga 4 sore dipandu moderator dari DPRD Provinsi Kaltim Wildan Taufik, dan Kasubag Protokol DPRD Provinsi. Kegiatan diisi dua pemateri, yaitu dosen Ilmu Pemerintahan Integratif Universitas Mulawarman sekaligus Praktisi Keprotokolan Provinsi Kaltim Syarifah Alawiyah dan Syafruddin Pernyata, Kepala Badan Diklat Provinsi Kaltim.
Syarifah Alawiyah mengisi dua materi, yaitu mengenai keprotokolan resmi dan tidak resmi, tata aturan keprotokolan, dan materi mengenai simulasi praktik keprotokolan acara rapat paripurna istimewa tentang pengambilan sumpah/janji anggota DPRD, pelantikan PAW, paripurna HUT daerah dan pelantikan gubernur dan wakil gubernur.
Salah satu materi yang disampaikan Alawiyah adalah bagaimana menjadi protokol yang baik, mengerti dan memahami aturan keprotokolan seperti tata letak kursi pejabat maupun tamu undangan acara kenegaraan di pemerintah daerah.
Sementara pemateri Syafruddin Peryata menyampaikan materi mengenai publik speaking Keprotokolan. Sama halnya pada pemateri pertama, pada sesi materi publik speaking ini peserta diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai banyak hal-hal yang sering kali dijumpai saat melaksanakan tugas keprotokolan.
Peserta cukup antusias menerima dan menyambut setiap materi yang disampaikan oleh kedua pemateri.
Ke depan kegiatan positif seperti acara keprotokolan ini disepakati perlu dilakukan kembali agar bisa terus menambah dan menggali ilmu keprotokolan.
Disepakati bersama pada akhir acara yaitu rembuk keprotokolan, maka kedepan akan dilaksanakan kembali, selain untuk menambah ilmu keprotolan, setiap peserta dari daerah yang berbeda bisa pula saling sharing mengenai keprotokolan. (Humas DPRD kaltim/adv/lia/met)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.