Pelatih karate SKOI Kaltim Ade Bagus di Samarinda, Senin, mengatakan dua emas itu, masing-masing diraih M. Kafi Prayoga di kategori kumite kadet kelas -52 kilogram dan Ika Nuryana kategori kumite -48 kilogram junior putri.
"Selain dua emas atlet kita juga berhasil menambah satu perak dan satu perunggu," katanya.
Dia menjelaskan kejuaraan yang diikuti 93 perguruan karate di Indonesia memperebutkan 201 medali, yang terdiri atas emas, perak, dan perunggu.
Tim SKOI Kaltim menurunkan enam atlet dengan target tiga emas, namun kejuaraan yang bersifat terbuka itu membuat mereka bersusah payah untuk bersaing.
Ia mengatakan medali perak dibawa Titis dari kategori kumite di kelas -55 kilogram junior putra dan Putra Pradana kategori kata perorangan junior yang berhasil meraih perunggu.
Atlet lainnya, yakni Paulus Rinaldi dan Dewi Nuryana tidak meraih hasil maksimal.
Kejuaraan itu, katanya, salah satu cara untuk melihat sejauh mana kualitas atlet SKOI selama ini.
"Kita masih terkendala dengan jam terbang, sekaligus juga terpengaruh ke mental para atlet," kata Ade Bagus.
Ade mengatakan hasil kejuaraan itu akan menjadi bahan evaluasi atlet saat kembali latihan.
Rencananya, katanya, salah satu agenda ke depan para atlet harus lebih sering latih tanding dan ikut kejuaraan meski di daerah.
"Karena kemarin sangat terlihat mereka minim jam terbang, kalau sering ikut kejuaraan bisa jadi mental mereka akan terbentuk, karena bagaimana pun teknik dan fisik hebat, kalau mental tidak ada sama saja," kata Ade Bagus. (*)
Pewarta: Arumanto: Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026